Suara.com - Bayi tewas dalam balutan karung beras. Sosok mayat bayi itu ditemukan di Tempat Pemakaman Umum Kober Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Saat ditemukan, mayat bayi terbalut karung beras. Bayi yang belum diketahui namanya itu dikubur dalam tanah yang tak terlalu dalam digali. Kedalamannya hanya sekitar satu jengkal tangan.
Diduga, bayi tersebut dikubur oleh ibunya sendiri, Jumat (15/3/2019) lalu. Polisi pun masih melakukan penyelidikan terkait temuan tersebut.
"Masih penyelidikan. Masih didalami Kemungkinan sih seperti itu (dikubur oleh ibunya sendiri)," ucap Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Polisi Lukman Cahyono saat dikonfirmasi, Rabu (20/3/2019).
Polisi telah mengidentifikasi sosok ibu dari mayat bayi itu. Hal ini diketahui dari usai kepolisian melakukan penelusuran ke Rumah Sakit di kawasan sekitar lokasi penemuan.
"Sudah ada orang yang kita curigai yang pada saat itu melahirkan. Ini sedang kita cari nih. Kita sudah dapat identitasnya. Mau kita panggil yang bersangkutan," jelasnya.
Dari informasi yang didapat polisi, bayi malang itu sudah meninggal dalam kandungan. Namun bayi malang itu dikubur dalam keadaan tidak layak.
"Kita masih lidik, tapi informasi sementara yang kita dapat memang bayi itu meninggal dalam kandungan," tutup Lukman.
Baca Juga: Penuh Belatung dan Ulat, Mayat Bayi Dibuang Orang Tuanya di Dekat Hutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan