Suara.com - Bandingkan Prabowo soal Kasus Ahmad Dhani, BPN: Kapan Jokowi Besuk Rohmahurmuziy?
Kubu Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mengungkapkan, menunggu pembuktian sikap setia kawan rivalnya terhadap eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang ditangkap KPK.
Juru Bicara BPN Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade mengakui menantikan momen Capres nomor urut 1 Jokowi menjenguk Romi di Rumah Tahanan KPK.
Menurut Andre, Jokowi yang dikenal sangat dekat dengan Romi sudah sepatutnya menjenguk sohib di tahanan.
“Pak Prabowo datang ke Surabaya untuk menjenguk Ahmad Dhani yang ditahan di Rutan Medaeng. Sewaktu Dhani ditahan di Rutan Cipinang, Pak Prabowo juga menjenguk. Pertanyaan saya, kapan Pak Jokowi besuk Gus Romi?" tutur Andre Rosiade di Media Center Prabowo – Sandiaga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).
Andre mengatakan, Romi yang merupakan mantan Dewan Penasihat TKN Jokowi – Maruf Amin dikenal memiliki kedekatan dengan Jokowi. Bahkan, kata Andre, di beberapa kesempatan keduanya kerap saling melontarkan pujian.
Untuk itu, Andre mengatakan tidak sepatutnya Jokowi melupakan jasa Romi yang juga pernah berada di dalam tim suksesnya.
“Masak sudah sedekat itu hubungannya, Pak Jokowi enggak menjenguk. Jangan habis manis sepah dibuang dong. Kasihan Gus Romi, beliau loyalisnya Pak Jokowi, orang ring satu Jokowi, masak enggak dibesuk sama sekali," ujarnya.
Untuk diketahui KPK telah menetapkan Romi sebagai tersangka dugaan suap terkait seleksi jabatan pimpinan di Kementerian Agama.
Baca Juga: Setelah Get Out, Jordan Peele Ingin Ulang Kesuksesan Lewat Film Us
Penetapan status tersangka itu diumumkan oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat konferensi pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3) pekan lalu. Sehari sebelumnya, Romi terjaring operasi tangkap tangan KPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit