Suara.com - Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy batal diperiksa secara perdana oleh penyidik KPK, Kamis (21/3/2019), karena sakit lantaran sulit tidur dalam Rumah Tahanan K4 Cabang KPK Jakarta Selatan.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Rommy seharusnya diperiksa Kamis siang, tapi dibatalkan karena sakit.
"Tersangka RMY (Romahurmuziy) mengeluhkan sulit tidur dalam beberapa hari ini, karena itu diberikan pengobatan yang sesuai dengan keluhan tersebut," kata Febri.
Febri mengatakan, Rommy telah diperiksa oleh tim dokter. Hasilnya, kondisi kesehatan Gus Rommy dalam tahap wajar.
"Pemeriksaan RMY (Rohumarmuziy) dijadwalkan ulang, besok Jumat (22/3)," kata Febri.
Ia mengatakan, Rommy seharusnya diperiksa secara perdana oleh penyidik KPK pada pukul 10.00 WIB.
Tapi, hal itu batal dilakukan karena Rommy sakit saat hendak dibawa dari Rumah Tahanan K4 Cabang KPK Jakarta Selatan.
Rommy, dalam rencana awal, diperiksa KPK bersama dua tersangka lain yakni Kepala Kanwil Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.
Untuk diketahui, Rommy kekinian sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Eropa 2020: Pogba Tegaskan Prancis Siap Hadapi Moldova
Rommy sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan KPK pada hari Jumat (15/3) pekan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar
-
DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen
-
Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat
-
Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan