Suara.com - Sepuluh ribu pengusaha yang tergabung dalam Kelompok Pengusaha Pekerja Pro Jokowi (KerJo) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Deklarasi tersebut digelar di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).
Penasehat KerJo sekaligus tokoh pengusaha nasional Sofjan Wanandi mengatakan latar belakang dukungan kepada Jokowi - Ma'ruf Amin lantaran Jokowi dinilai sebagai pemimpin yang tegas membela Pancasila dan merawat kebhinekaan bangsa. Selain itu, kepimpinan Jokowi selama 4 tahun menjadi presiden juga dinilai telah teruji keberhasilannya.
“Dengan segala kelebihan dan kekurangan Beliau selama ini sebagai presiden, kami pengusaha melihat Jokowi merupakan figur terbaik untuk memimpin Republik ke depan. Pengusaha ingin kesinambungan dan kepastian arah politik dan ekonomi kita ke depan. Kami ingin yang pasti-pasti saja. Kalau Pak Jokowi kami sudah tahu track record Beliau,” kata Sofjan.
Sementara itu Koordinator KerJo, Hariyadi Sukamdani mengatakan kepemimpinan Jokowi untuk kembali memimpin pemerintahan lima tahun kedepan sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas politik dan kesinambungan kebijakan ekonomi-politik Indonesia. Hariyadi mengatakan Jokowi telah diyakini oleh kelompok pengusaha sebagai pemimpin yang demokratis, tidak otoriter, dan bersedia mendengarkan aspirasi dunia usaha.
“Karena pertimbangan itulah, maka kami para pengusaha Indonesia mendeklarasikan sikap untuk mendukung terpilihnya kembali Pak Jokowi sebagai Presiden RI,” tutur Hariyadi.
Dalam acara deklarasi itu turut dibacakan teks deklarasi dukungan yang disaksikan langsung oleh Jokowi. Selain itu, turut pula diserahkan helm proyek KerJo kepada Jokowi sebagai simbolisasi dukungan kepada Paslon Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Berita Terkait
-
Malam Jumat, Prabowo - Jokowi Kompak Temui Ribuan Pengusaha
-
Debat Keempat, Jokowi dan Prabowo Diminta Bendung Masalah Terorisme
-
Prabowo - Sandiaga Hadiri Acara Aliansi 1.000 Pengusaha Nasional
-
Jokowi Hadir di Tengah Ribuan Pengusaha yang Kasih Dukungan di Istora
-
Serasi, Denny Sumargo dan Chelsea Islan Foto Bareng di Spot Wisata Penang
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau