Suara.com - Seorang Wanita Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama alias Wanser NU meminta Presiden Jokowi memberikan fasilitas gaji.
Permintaan itu diutarakan Wanser NU bernama Turiwah kepada Jokowi saat acara silaturahmi dengan kiai serta tokoh se-eks Karesidenan Kedu, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3/2019).
Hal itu bermula ketika Jokowi meminta sejumlah orang maju ke atas panggung. Satu di antara yang naik ke panggung adalah Turiwah.
"Nama saya Turiwah, Pak Jokowi. Saya asal Purworejo, anggota Wanser NU. Waktu acara di Senayan Jakarta, saya ketemu Pak Jokowi tapi dari jauh,” tutur Turiwah kepada Jokowi.
Jokowi bertanya kepada Turiwah tentang tugas Wanser UN, yang dijawab olehnya pengamanan pengajian, pengawalan ziarah, sampai pengawalan terhadap acara Muslimat UN.
Turiwah lantas mengatakan, pekerjaan Waner NU terbilang berat sehingga meminta Jokowi memberikan motivasi berupa gaji bulnan.
"Latihannya berat pak, pendidikannya seperti latihan militer. Kami dijemur di lapangan, acara malam-malam kehujanan supaya kami tahan banting," ucap Turiwah.
Jokowi terheran-heran Wanser NU sampai mengikuti pelatihan layaknya militer.
"Kok dijemur?" tanya Jokowi.
Baca Juga: Duh! Bintangi Film Hit N Run, Jefri Nichol Sempat Kena Pukul
"Dijemur di lapangan pak, waktu dilatih," ucap Turiwah. "Kalau bisa ada gaji bulanan pak," kata Turiwah yang disambut tepuk tangan.
"Maunya dikasih uang kompensasi begitu ya," jawab Jokowi.
Seuai berbincang, Jokowi membagikan album foto dirinya dan Turiwah sebagai kenang-kenangan.
"Saya tidak bisa memberikan sepeda," kata Jokowi.
Namun Turiwah salah sangka terhadap pernyataan Jokowi. Ia mengira bakal diberikan sepeda motor.
"Motor ya pak," kata Turiwah, senang.
Jokowi menegaskan, tidak akan diberikan sepeda seperti sebelum-sebelumnya karena sudah dilarang KPU, Bawaslu. Sebab, ia kekinian juga sebagai calon presiden peserta Pilpres 2019.
“Tapi saya beri album foto, ini ada tulisan Istana Presiden. Yang mahal ini ada tulisan Istana Presiden," kata Jokowi sembari tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata