Suara.com - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyindir hasil survei elektabilitas partai politik peserta Pemilu2019, yang dipublikasikan lembaga Vox Populi.
Sebab, dalam hasil jajak pendapat Vox Populi, elektabilitas PKS mentok pada posisi 3,4 persen. Hasil itu menempatkan PKS lebih rendah ketimbang partai baru semacam PSI yang disebut mendapat 3,7 persen keterpilihan.
Kesimpulan survei itu adalah, PKS—bersama PSI—diprediksi tak memunyai wakil di tingkat DPR RI, karena tak mampu menembus ambang batas keterwakilan 4 persen.
"Oh hebat, Vox Populi hebat sekali, saya kasih award. Saya mengatakan Vox Populi hebat banget lebih hebat dari Litbang Kompas malah. Litbang Kompas menyebut PKS dapat 4,5 (persen) dan bukan hanya itu bahkan kayak Poltracking, Indo Barometer, LSI sudah menyebut PKS sudah di atas 4,3 (persen) bahkan ada yang di atas 5," kata Hidayat di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/3/2019).
"Jadi kalau Vox Populi menyebut begitu, selamat Vox Populi, dan akan terbukti bahwa survei anda salah besar," ujarnya.
Untuk diketahui, dalam survei Vox Populi hanya ada enam parpol yang meraih elektabilitas di atas ambang batas parlemen. Keenam parpol tersebut antara lain, PDIP 26,8 persen; Gerindra 15,1 persen; Partai Golkar 10,2 persen; PKB 7,1 persen; Demokrat 5,3 persen; dan, Partai NasDem 4,3 persen.
Sedangkan parpol-parpol lain seperti PAN, PSI, PKS, PPP, Perindo, Hanura, Berkarya, PBB, PKPI, dan Garuda memiliki elektabilitas di bawah 4 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin