Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan percaya jika Mabes Polri mampu membongkar kasus peretasan akun Twitter politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean yang menampilkan foto-foto syur. Keyakinan Hinca semakin kuat lantaran canggihnya teknologi Mabes Polri yang didukung oleh pembiayaan dari negara.
Akun Twitter Ferdinand tiba-tiba geger karena mengunggah foto-foto syur Ferdinand dan juga Waketum Gerindra Sugiono. Hinca mengaku tidak ada tim internal yang dikerahkan untuk menguak identitas peretas tersebut. Hinca lebih memilih untuk menyerahkan kasus tersebut kepada Mabes Polri, terlebih Ferdinand juga telah melaporkannya ke institusi tersebut.
"Saya yakin Cyber Crime di Mabes Polri cukup canggih cukup kuat, negara telah membiayainya dengan anggaran yang cukup dan saya yakin cepat lah bisa diangkat," kata Hinca di Kantor Indikator, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2019).
Hinca sangat menyayangkan jika peretasan itu dilakukan dan menimpa kawan-kawannya sesama politikus Demokrat. Terlebih, Hinca sudah menanyakan langsung kepada Ferdinand soal munculnya foto-foto syur di akun medsos pribadinya. Hasilnya, Ferdinand membantah dan menyebut foto tersebut ialah hasil editan.
"Akunnya itu di-hack, kemudian apa yang disebarluaskan itu apa yang disebut edit-mengedit tidak sesuatu yang aslinya dan sudah dibantahkan," ujarnya.
Selain Ferdinand, aksi peretasan itu juga menimpa Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari. Whatsapp Imelda dikloning oleh pihak tidak bertanggung jawab dan mengirimkan pesan-pesan yang keliru.
Melihat serangan itu, Hinca meminta kepada seluruh pihak untuk tidak menghalalkan segala cara dalam persaingan di tahun politik. Ketimbang menggunakan cara-cara yang mendiskreditkan secara personal, Hinca meminta pesta demokrasi kali ini dipenuhi dengan adu program.
"Saya mengimbau kepada siapapun mari kita hentikan cara-cara yang tidak baik menggunakan medsos untuk menyerang pribadi menjatuhkan lawan politiknya dengan cara-cara yang melanggar," pungkasnya.
Baca Juga: Putus, Anggia Chan - Vicky Prasetyo Cuma Setingan?
Berita Terkait
-
Akun Diretas hingga Foto Syur, Ini 5 Kicauan Amarah Ferdinand Hutahaean
-
Subuh-subuh Mustofa Nahra Berkicau Nyaris Diretas, Ini Buktinya
-
Akun Diretas dan Foto Syur Editan Disebar, Ferdinand Lapor ke Bareskrim
-
Dihack, Akun Twitter Politikus Partai Demokrat Ferdinand Penuh Foto Syur
-
Ngamuk Akun Medsosnya Diretas, Ferdinand Hutahaean Salahkan Cebong?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga