Suara.com - Erupsi Gunung Agung yang terjadi pada Kamis (4/4/2019) dini hari membuat sejumlah tanaman layu lantaran hujan abu mengguyur wilayah yang berada di sekitaran kaki gunung tertinggi di Bali tersebut.
Daerah yang terdampak kebanyakan berada di Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem yang diguyur hujan abu lebat pascaerupsi.
"Hujan abu cukup lebat turun di wilayah Puragae, tanaman petani seperti sayur mayur, cabai, kacang, ketela mulai layu," tutur warga asal Dusun Puragae, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem bernama Wayan Ardana, dilansir Berita Bali - jaringan Suara.com, Kamis (4/4/2019).
Sementara itu, wilayah lain di Kecamatan Rendang yang terpapar hujan abu di antaranya, Dusun Pura Gae, Desa Temukus dan Dusun Teges Pempatan. Dusun Pura Gae merupakan salah satu dusun yang terpapar hujan abu dengan intensitas Sedang.
Untuk diketahui, meletusnya Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali menyebabkan warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut terkejut.
Suara gemuruh disertai getaran, terasa cukup kuat hingga radius lebih dari 10 kilometer. Bahkan, suara gemuruh membuat warga yang tengah tertidur lelap mendadak terjaga.
Hingga kepanikan terjadi lantaran menyaksikan visual cahaya merah di atas puncak kawah Gunung yang disertai asap kelabu membubung tinggi.
Berdasar rilis yang dikeluarkan PVMBG, erupsi Gunung Agung, Bali terjadi pada pukul 01.31 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih dua ribu meter di atas puncak atau ketinggain sekitar 5.142 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dengan condong mengarah ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter berdurasi kurang lebih 3 menit 37 detik.
Bahkan, suara Gemuruh erupsi juga terdengar sampai Pos pemantauan Rendang, Karangasem yang berjarak sekitar 12 kilometer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang