Suara.com - Soal UN Matematika SMA bocor di grup LINE. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ari Santoso menyatakan sudah mengetahui identitas pembocor soal UN matematika.
Pembocor soal UN Matematika SMA di grup LINE adalah siswa disebah sekolah. Namun Kemendikbud tidak akan membocorkan identitas siswa itu.
"Kami sudah tahu semua siswa itu, sekolahnya di mana dan akan kita proses. Namun kami tidak akan membuka identitas yang bersangkutan, akan lindungi karena dia juga masih anak-anak yang masih punya masa depan," ujar Ari di Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Dia menjelaskan dalam UN Berbasis Komputer (UNBK) yang dikedepankan adalah kejujuran. Apa yang dilakukan siswa tersebut yang menyebarkan foto soal UN Matematika itu merupakan perbuatan ketidakjujuran. "Hal yang ditonjolkan dalam UNBK adalah pendidikan karakter," tegasnya.
Namun Kemendikbud akan memberikan sanksi pada siswa yang menyebarkan foto dan juga pengawas yang bertugas pada saat itu. Salah satu sanksi yang bisa diberikan seperti dibatalkannya hasil ujian siswa bersangkutan.
Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan pengawas hendaknya melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur operasional standar UN yang telah ditetapkan.
"Jika pengawas melaksanakan tugasnya dengan baik sebagaimana disebutkan dalam prosedur operasional UN, tidak ada siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib UN seperti itu," kata Bambang.
Sebelumnya, sejumlah foto yang merupakan jepretan soal UNBK Matematika beredar di grup percakapan LINE. Foto tersebut memuat sejumlah soal-soal UNBK Matematika. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor