Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno yakin partai yang diketuai Zulkifli Hasan akan lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT). Dengan demikian, ia tidak sependapat dengan hasil survei Charta Politika yang menyebut PAN diprediksi tak akan lolos ke DPR.
Eddy bahkan optimis suara Partai Amanat Nasional pada Pemilu 2019 akan lebih baik dari Pemilu tahun lalu.
"InsyaAllah lolos dan mendapatkan suara banyak dibandingan 2014. PAN fokus di luar Jawa," ucap Eddy kepada Suara.com usai kampanye di Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).
Menurut Eddy, partai berlambang matahari putih ini memiliki basis suara yang besar di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Contohnya seperti di Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.
"Kita targetkan tambah kursi di DPR tidak muluk-muluk sekitar 55 - 60 kursi," kata dia.
Sementara itu, Ketua DPP PAN Intan Fauzi mengaku tidak risau dengan perkiraan sejumlah lembaga survei yang memasukkan PAN sebagai partai yang tak akan lolos ambang batas parlemen pada Pemilu tahun ini.
"Kami menghormati berbagai hasil survei dan menjadikannya sebagai pelecut dan cambuk untuk bekerja lebih keras dan cerdas. Kami sendiri tidak risau karena PAN memiliki instrumen survei sendiri yang jauh lebih detail," ujar Intan.
Intan mengatakan survei yang dikerjasamakan PAN dengan PolMark Indonesia bukan hanya 1 survei nasional, tapi 73 survei daerah pemilihan (Dapil) dengan total responden sebanyak 32.560 orang.
Sebelumnya diberitakan bahwa berdasarkan hasil 73 survei Dapil PolMark Indonesia antara Oktober 2018 hingga Februari 2019, PAN termasuk partai yang lolos ambang batas parlemen. Elektabilitas PAN dalam rentang waktu itu mencapai 5,9 persenm
Baca Juga: Emak-emak Pendukung Prabowo - Sandiaga Akan Jaga TPS dan Sediakan Konsumsi
“Kami tetap optimistis menghadapi pileg 2019,” tegas Intan.
Caleg Dapil Jabar VI ini mengatakan kontribusi nyata PAN dalam perjalanan bangsa ini sangat besar. Selain itu ia menyebut PAN juga terlibat dalam keputusan penting yang juga menentukan arah pembangunan bangsa ke depan.
Karena itu, Intan optimis PAN bertahan di parlemen. Bahkan partai yang lahir dari "rahim reformasi ini memiliki semua persyaratan untuk menjadi partai besar.
"Saya yakin PAN akan jadi partai besar," jelas anggota Komisi V DPR ini.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri