Menurut pengakuan Fika, nomor ponsel suaminya tidak aktif, dan akun WhatsApp-nya pun tak bisa dihubungi.
"Tak bisa lagi dihubungi setelah melalui WhatsApp tadi malam dia bilang tidak sanggup lagi membantu. Katanya terserah aku mau bagaimana mencari biaya berobat," tutur Fika.
Selain itu, Fika pun mengaku enggan membeberkan alasan kenapa dirinya tidak minta bantuan kedua orang tuanya di Lampung.
"Enggak, saya nggak menghubungi orang tua. Lagian saya ini anak pungut," ujarnya.
Pihak Rumah Sakit Memastikan Perawatan Sesuai Prosedur
Humas RSUD dr Iskak, Muhammad Rifai, mengaku sudah mengetahui seputar permasalahan yang dihadapi orang tua pasien.
Rifai kepada Suara.com menyatakan keyakinannya bahwa melalui dinas terkait pemerintah bersama pihak rumah sakit dapat memberikan solusi bantuan untuk biaya pengobatan bayi Fika.
Muhammad Rifai juga menuturkan, bahwa pihak rumah sakit tidak akan meminta uang di depan kepada pasiennya.
"Semua pasien akan diperlakukan sama. Terkait pasien ini, dokter-dokter spesialis anak kami telah memberikan terapi pengobatan yang seharusnya," ujar Rifai.
Baca Juga: Miris! Ibu Muda di Jambi Nekat Jual Ginjal untuk Hidupi 2 Anaknya
Kontributor : Agus H
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!