Suara.com - Dua wanita peramal ditembak mati dengan cara yang brutal di Korea Utara. Eksekusi mati tersebut dilakukan di hadapan publik.
Diberitakan Mirror.co.uk, Kamis (11/4/2019), kedua wanita itu telah membentuk kelompok yang disebut Kelompok Tujuh Bintang dan mengklaim bahwa dua anak, yang berusia tiga dan lima tahun, bisa mengungkap masa depan.
Sebelum hukuman mati itu dilaksanakan, ribuan orang telah dipanggil untuk menyaksikan persidangan umum di Chongjin pada Maret lalu.
Sebuah sumber dari Korea Utara mengatakan kepada Radio Free Asia, eksekusi itu bertujuan menjaga ketertiban sosial di tengah kekhawatiran akan meluasnya praktik peramalan.
"Bahkan pejabat tinggi dan keluarga pejabat pengadilan sering mengunjungi peramal nasib," kata sumber itu, mengungkapkan kebiasaan pihak yang disebutkan ketika akan menggelar acara pernikahan atau membuat kesepakatan bisnis.
Sebuah laporan PBB pada 2014 tentang hak asasi manusia di Korea Utara menyebutkan, eksekusi publik dilakukan secara rutin di negara itu untuk mempertahankan kontrol populasi.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
-
Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Mengembalikan Akal Sehat di Meja Keputusan Pelayanan Publik
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan