Suara.com - Logistik Pemilu 2019 mulai didistribusikan ke sejumlah TPS di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Di kelurahan Tambora, sebanyak 160 surat suara disimpan terlebih dahulu di kantor kelurahan, Jalan Tambora III pada Senin (15/4/2019).
Lurah Tambora, Dwi Kurniasih mengatakan, pendistribusian logistik berupa kotak dan surat suara sudah mulai dilakukan hari ini sejak pukul 09.00 WIB.
"Ya kami mulai mendistribusikan kotak dan surat suara hari ini dari gudang KPU di GOR Tambora hingga ke kantor kelurahan ini," kata Dwi kepada Suara.com, Senin (15/4/2019).
Ia menjelaskan, di wilayahnya terdapat 40 TPS yang akan melayani 3.998 pemilih berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) hasil perbaikan ketiga.
Sehingga total kotak suara yang didistribusikan hari ini adalah 160 yang terdiri dari kotak suara Pilpres, DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi DKI Jakarta.
"Di sini ada 3.998 pemilih, itu sudah termasuk DPTb yang diperbaiki per tanggal 10 kemarin," katanya.
Dwi menambahkan, kotak dan surat suara ini nantinya akan disimpan selama satu malam terlebih dahulu di kantor kelurahan yang dijaga pihak keamanan pemilu sebelum besoknya baru disebar ke 40 TPS.
"Sementara di sini dulu, besok malam baru disebar ke TPS mengingat wilayah kami berada di gang-gang, sehingga tenda-tenda TPS kebanyakan belum berdiri, besok malam baru bergerak," imbuh dia.
Baca Juga: Sumenep Diguncang Gempa, KPU Tetap Kirim Logistik Pemilu ke Sapeken
Seperti diketahui, untuk warga DKI Jakarta akan mengikuti empat pemilihan yakni Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi DKI Jakarta ada 17 April 2019 nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim