Suara.com - Kotak suara Pemilu 2019 di Banten dan Jawa Barat rusak. Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu menemukan kerusakan logistik pemilu di sejumlah daerah saat melakukan sidak ke beberapa gudang penyimpanan.
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menerima laporan kerusakan logistik di daerah Jawa Barat dan Banten.
“Untuk kotak suara di Jawa Barat. Kemarin Banten pokoknya logistik lah sama yang lain,” kata Afifuddin di Kantor Bawaslu.
Kotak suara Pemilu 2019 itu rusak karena lembap. Sehingga mudah penyok.
Begitu juga dengan segelnya. Namun demikian Bawaslu belum menerima jumlah total kerusakan logistik pemilu tersebut.
“Belum, itu kan juga gak mungkin kita coba semua, ini kan semuanya ribuan bahkan ratusan ribu ditumpuk, dicoba, dirandom,” ucapnya.
Bawaslu akan merekomendasikan upaya pencegahan agar kondisi logistik terjaga dengan baik. Kemudian, untuk logistik yang rusak tentunya akan segera dilakukan pergantian.
“Ya yang pastikan waktu masih lama, mau ga mau harus ada upaya, satu antisipasi, kedua kalo rusak ga mungkin ga diganti ya harus diganti dong. Karena kalau logistik rusak gimana bisa menyimpan logistik lainnya. Karena kotak ini kan di dalamnya ada braile, ada yang lainnya kan,” tuturnya.
Baca Juga: Belum Dipakai, Puluhan Kotak Suara Pemilu di Bantul Rusak karena Basah
Berita Terkait
-
Walkot Semarang: Kalau Tidak Mau Dukung Jokowi Jangan Pakai Jalan Tol
-
Imbauan Menyanyikan Indonesia Raya di Bioskop Dicabut, Ini Kata Sandiaga
-
ICW Desak Partai Pengusung Copot Caleg Mantan Koruptor
-
Dukung Jokowi - Ma'ruf, Ahokers Buat Acara untuk Gaet Pemilih Muda
-
Soal LHKPN, KPK Dukung Langkah KPU Tunda Pelantikan Caleg Terpilih
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?