Suara.com - Pasukan keamanan menewaskan komandan ISIS dan empat anggota lainnya di daerah Pegunungan Hamrin di bagian timur-laut Irak pada Minggu (14/4/2019), demikian informasi militer.
Pesawat tempur koalisi pimpinan AS dan Irak melancarkan sejumlah serangan udara di daerah tersebut, dengan menyerang persembunyian gerilyawan, selama tiga hari.
Pasukan Elit Dinas Kontra-Terorisme dan komandan operasi militer Provinsi Diyala tidak menyebutkan nama komandan tersebut namun dalam pernyataannya, mereka mengaku bertanggung jawab atas pasukan ISIS di Hamrin.
Komandan dan empat "pengikutnya" tewas di daerah timur laut Baquba, Ibu Kota Provinsi tersebut pada Minggu, kata dia.
Irak menyatakan kemenangan atas kelompok itu, yang pernah memegang banyak posisi di negara tersebut pada Desember 2017.
Bersama mimpinya tentang kekhalifahan di Timur Tengah yang kini telah pupus, ISIS beralih ke serangan kilat yang bertujuan mengacaukan pemerintah Baghdad.
Para gerilyawan kembali berkumpul di pegunungan Hamrin di bagian timur laut Irak, yang membentang dari Provinsi Dilaya di perbatasan dengan Iran, barat laut, hingga Sungai Tigris di Provinsi Kirkuk. (Antara)
Berita Terkait
-
Serangan Udara Tewaskan Wakil Pimpinan ISIS di Somalia
-
72 Tewas Akibat Kapal Feri Tenggelam di Sungai Tigris Irak
-
Terkutuk, Inggris Pulangkan Batu Berusia 3000 Tahun Hasil Jarahan ke Irak
-
Cerita Pilu Anak-anak di Suriah Korban Kekejaman ISIS
-
Wanita Ini Lahirkan 6 Bayi Perempuan dan 1 Laki-laki, Begini Kondisinya
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!
-
Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?
-
Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air
-
Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon
-
'Masih Mau Jamin Keamanan Israel?' Jurnalis Muhammad Husein Tagih Janji Prabowo Usai 3 TNI Gugur
-
Dinas Bina Marga DKI Belum Akan Hapus Zebra Cross Pac-Man di Soepomo, Tunggu Cat Memudar
-
Modal 'Cairan Ajaib' Palsu, Duo WN Liberia Kuras Rp1,6 Miliar Milik WN Korsel di Jakarta Barat
-
NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan
-
Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo
-
Viral Aksi Cabul Maling di Jagakarsa: Mondar-mandir Sambil Masturbasi Lalu Gondol Komponen Mobil