Suara.com - Usai pemungutan suara Pemilu 2019, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan dua kali konferensi pers klaim kemenangannya dalam Pilpres 2019. Namun, dalam dua kesempatan itu, sosok sang cawapres Sandiaga Uno tidak terlihat hingga menimbulkan pertanyaan dari para warganet.
Sehari pascapemungutan suara, di media sosial Twitter muncul tagar #MisteriHilangnyaSandiaga Uno. Tagar ini langsung melesat menduduki posisi kedua topik terhangat yang paling banyak diperbincangkan oleh warganet.
Pantauan Suara.com, Kamis (18/4/2019), ada lebih dari 10.100 cuitan menggunakan tagar itu yang terekam oleh Twitter dan terus mengalami peningkatan.
Banyak warganet penasaran dan mempertanyakan keberadaan Sandiaga yang tak mendampingi Prabowo mengklaim kemenangan.
Terlebih, muncul kabar bahwa Prabowo mengusir Sandiaga setelah pengumuman hasil quick count yang memenangkan capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf. Pasalnya, Sandiaga tidak menyetujui bila Prabowo mendeklarasikan klaim kemenangan 62 persen.
Kabar yang beredar luas di jejaring WhatsApp dan media sosial pun semakin memperkuat rasa ingin tahu warganet. Banyak warganet yang berspekulasi tentang tidakhadiran Sandiaga mendampingi Prabowo di setiap klaim kemenangannya.
"Apakah kalian tahu dimana Sandiaga Uno berada?" kata @wisshmarthin.
"Ada yang tahu kemana Pak Sandi Uno? Kok gak ikut sujud syukur kemarin," ujar @narkosun.
"Pak Sandi sebenarnya tidak tahan melihat kelakuan partnernya yang sudah gila," ungkap @sw4n_l4ke.
Baca Juga: Prabowo Usir Sandiaga Semalam karena Tak Setuju Deklarasi Menang 62 Persen?
"Sabaar ya pakm namanya menang atrau kalah. Dari pasangannya malah heboh muncul di tv dengan percaya yang sangat tinggi wkwkwk," tutur @elnickay.
"Terima saja kenyataan, ini hidup. Dengan menerima kenyataan hatimu akan jauh lebih tenang," cuit @pejuangga.
"Patut dipertanyakan kemanakah Sandiaga Uno saat Prabowo melakukan konferensi pers?" kicau @rodriksonalpin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono