Suara.com - Orang-orang bersenjata dilaporkan membunuh 14 orang penumpang setelah membajak sebuah bus di Pakistan barat daya, menurut laporan media setempat, Kamis (18/4/2019).
Empat saluran televisi mengatakan para penumpang bus dari Karachi tujuan Gawadar dilaporkan hilang sejak Kamis dini hari dari jalur jalan raya pesisir yang menghubungkan kedua kota tersebut.
Menurut laporan media tersebut, beberapa penyintas melaporkan kepada polisi bahwa orang-orang bersenjata itu memilih penumpang dan membunuhnya setelah melihat kartu penduduk mereka.
Para pembunuh kemudian meninggalkan mayat-mayat tersebut. Belum jelas jati diri seperti apa yang membuat para penumpang nahas tersebut dibunuh.
Provinsi Baluchistan di barat daya merupakan sarang dua kelompok, yaitu sempalan dan kelompok penganut garis keras Islam.
Kelompok sempalan Baluch mengincar orang berdasarkan suku-suku mereka, sedangkan kaum fanatik Islam sebagian besar menargetkan kelompok minoritas Syiah. (Antara)
Berita Terkait
-
Misteri di Balik Kematian Caleg Golkar 2 Hari Jelang Pencoblosan
-
Hasil Pilpres 2019: Prabowo Unggul Telak Atas Jokowi di Islamabad, Pakistan
-
Kisah 'Sadis' Perawat Jane Toppan Bunuh 31 Pasien Demi Gairah Seksual
-
Fakta Terbaru Mayat dalam Koper, Pelaku Dibekuk hingga Kepala Ditemukan
-
Bom Meledak di Tengah Pasar, 16 Orang Tewas di Pakistan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional