Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno tak berbicara satu patah kata pun saat Calon Presiden Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan di Pilpres 2019, Kamis (18/4) sore.
Alhasil, aksi diam Sandiaga tersebut memicu berbagai spekulasi. Namun, Chandra Tirta Wijaya, petinggi Badan Pemenangan Prabowo – Sandiaga, mengatakan aksi diam Sandiaga tersebut dikarenakan sakit.
"Ya karena sakitlah, bapak juga kalau sakit juga diam. Bergerak juga susah dan ya intinya begitu saja tidak enak badan," ujarnya di Masjid At Taqwa, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019).
Chandra menyebut, kekinian kondisi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut telah berangsur membaik dibandingkan sebelumnya.
Sandiaga juga telah terlihat menunaikan ibadah salat Tasbih untuk memperingati malam Nifsu Saban di masjid tersebut.
“Jadi tadi memang Bang Sandiaga diambil darahnya. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa. Dan terbukti tadi sudah agak baikan,” jelasnya.
Untuk diketahui, seusai salat, Sandiaga buka suara terkait kondisi kesehatannya kekinian. Sebelumnya ia dikabarkan kesehatannya menurun.
Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik, tadi baru dapat laporan hasil tes kesehatannya juga baik sekarang," ujarnya di lokasi.
Sandiaga mengatakan, dirinya hanya butuh beristirahat satu sampai dua hari ke depan agar bisa pulih beraktivitas.
Baca Juga: Situasi Memanas, Rekapitulasi Suara di Medan Petisah Ditunda
'Insya Allah hanya butuh istirahat satu sampai dua hari lagi, mudah-mudahan sudah langsung bisa beraktivitas secara normal. Insya Allah saya kira minggu depan," jelasnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya