Suara.com - Seorang pemadam kebakaran di Malaysia sering dikira dokter oleh banyak orang. Hal tersebut lantaran namanya sudah salah didaftarkan sejak ia masih kecil.
Ia adalah Wakil Petugas Pemadam Kebakaran (PBK) II Dr-Rosdi Mat Yusoff dari Sungai Petani, Kedah.
"Banyak yang bingung dengan nama saya sampai-sampai ada yang bahkan salah mengira saya sebagai dokter. Padahal saya sebenarnya pemadam kebakaran," kata Dr Rosdi, dikutip Suara.com dari Harian Metro, Selasa (30/4/2019).
Pria 48 tahun itu menyatakan, awalnya dia merasa tidak nyaman ketika dipanggil 'Dokter' oleh teman-temannya, tetapi sekarang ia sudah terbiasa dengan nama yang tak biasa itu.
Menurut cerita Dr Rosdi, almarhum ayahnya mengatakan kepadanya bahwa pada awalnya ia hendak dinamai Mohd Rosdi. Namun, ada kesalahan ketika namanya pertama kali didaftarkan.
"Saat itu, ada film terkenal berjudul 'Dr Rushdi', dibintangi oleh mendiang Tan Sri P Ramlee. Mungkin nama saya salah terdaftar karena orang yang bertugas sedang memikirkan film itu," lanjutnya. "Apa pun alasannya, saya punya nama unik yang membuat saya sangat mudah diingat orang lain."
Dr Rosdi menyebutkan, ia sudah biasa menyebabkan orang-orang kebingungan ketika dirawat di rumah sakit atau klinik, karena para staf biasanya mengira dia sebagai dokter dan menanyakan rumah sakit atau klinik tempatnya bekerja. Namun, dia menjelaskan kepada mereka bahwa 'Dokter' hanyalah bagian dari namanya dan bukan gelar yang mewakili pekerjaannya.
"Teman-teman dan kolega saya di Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia (JBPM) di Kedah juga memanggil saya 'Dokter' karena lebih mudah diingat," ujar Dr Rosdi.
"Setiap kali seorang anggota baru bergabung dengan kami di sini, mereka biasanya terkejut mengetahui bahwa ada 'dokter' yang bekerja di pemadam kebakaran," tambahnya.
Baca Juga: Buat Heboh Pemilu, Ini Fakta di Balik Pria Bernama Menang Prabowo
Berita Terkait
-
Juragan Kosmetik Terkenal Merotan Anak Karena Lepas Hijab, Warganet Murka
-
WN Malaysia yang Hukum WNI Tidur Bareng Anjing hingga Tewas Dibebaskan
-
Berobat ke Pemuka Agama, Wanita Malah Jadi Budak Seks Selama 2 Tahun
-
Sopir Ambulans Gerayangi Tubuh Pasien saat Menuju Rumah Sakit
-
Bunuh Diri di Mobil, Pria 41 Tahun Sempat Kirim Video ke Istri
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?
-
KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga