Suara.com - Beredar video prank atau gurauan menghancurkan peralatan rias atau make up milik sang kekasih demi mengisi konten di channel Youtube. Namun, video prank berujung kegagalan tersebut justru membuat sang kekasih marah hingga menampar sang kekasih.
Video ini pun mendadak viral di media sosial. Aksi menghancurkan make up sang kekasih ini membuat warganet geram. Video tersebut diunggah ulang oleh akun Twitter @nanaxxahr.
"Kasihan banget ya Allah gue ikut nangis," kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (3/5/2019).
Akun tersebut mengunggah 3 video yang berisi video prank. Awalnya si pemuda bersama teman-temannya mengumpulkan kotak make up milik sang kekasih. Make up yang kebanyakan bermerek Make Over itu pun dihancurkan satu per satu menggunakan palu dan gunting, mulai dari loose powder, foundation, blush on, maskara hingga liptint dan lipcream.
Make up tersebut dihancurkan dan dilarutkan ke dalam air yang disimpan di dalam ember. Saat sang kekasih tiba di kediamannya, ia pun terkejut melihat eluruh make up miliknya telah dihancurkan dan dilarutkan ke dalam ember berisi air.
"Trus nanti aku dandannya gimana?" kata si perempuan. Si pemuda pun dengan santai menjawab, "Ya nggak tahu, murah kan?".
Si wanita pun menangis dan langsung pergi meninggalkan kekasihnya. Si pemuda berusaha menahannya namun didorong oleh si perempuan, ia pun menampar si pemuda itu.
"Jangan pergi, ini prank," teriak si pemuda.
Pemuda itu pun membiarkan kekasihnya pergi. Tak lama kemudian, ia menelepon sang kekasih dan meminta maaf. Namun, sang kekasih tak terima dengan permintaan maaf tersebut.
Baca Juga: Singgung Ijtimak Ulama III, MUI: Jangan Halalkan Segala Cara
"Kan aku udah minta maaf. Prank, tahu prank nggak sih?" ujar si pemuda.
"Gue tuh belinya nyicil tau nggak, satu-satu, nggak semuanya, gue ngumpulin duit. Lo tau kan itu buat konten gue, lo egois banget sih mikirin diri sendiri buat konten lo sendiri. Makan tuh prank lo!" teriak si perempuan seraya mematikan sambungan telepon.
Video tersebut pun menjadi sorotan warganet. Banyak warganet yang geram dengan aksi konyol si pemuda mengejar penonton Youtube dengan menghancurkan make up kekasihnya.
"Prank prank prank, dan yang dirusakin make up asli," kata @pinkugiru.
"Prank itu kalau lo beli make up yang sama kayak pacar lo terus lo ancurin seolah-olah itu punya pacar lo dan yang asli lo simpen nah yang asli jangan diancurin itu baru namanya prank bambankk," ungkap @ilhamjk98.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka