Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya mengakui, ruangan kerja anggota DPR RI yang digeledah penyidiknya, Sabtu (4/5/2019) siang, adalah milik Muhammad Nasri dari Fraksi Partai Demokrat.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penggeledahan tersebut dilakukan terkait penyidikan lanjutan atas kasus gratifikasi alias suap terhadap anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Bowo Sidik Pangarso yang kekinian sudah ditahan.
“Penggeledahan ini sebagai bentuk verifikasi atas informasi dugaan sumber dan gratifikasi yang diterima oleh BSP. Dugaan gratifikasi kepada BSP itu terkait pengurusa DAK (dana alokasi khusus),” kata Febry, Sabtu.
Setelah melakukan penggeledahan, Febri mengakui penyidik KPK tak melakukan penyitaan. Sebab, tak ditemukan bukti yang relevan dengan pokok perkara.
Ia mengatakan, penyidikan mengenai dugaan gratifikasi terkait dana alokasi khusus tersebut akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi.
“Sementara ini sudah teridentifikasi tiga sumber dana gratifikasi yang diterima BSP. Tapi karena prosesnya masih dalam tahap penyidikan, informasi rincinya belum dapat kami sampaikan,” katanya.
Berita Terkait
-
Terungkap, KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat
-
Bowo Sidik Cabut BAP Soal Enggartiasto dan Sofyan Basir di Kasus Pupuk
-
Geledah Kediaman Mendag Enggartiasto, KPK Tak Melakukan Penyitaan
-
KPK Geledah Ruang Kerja Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita
-
Kasus Serangan Fajar Bowo Sidik, KPK Periksa Staf Ahli Hingga Ajudan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini