Suara.com - Sekertaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Tarmizi Tohor mengatakan Kementerian Agama melalui Tim Falakiyah telah melakukan pemantauan hilal di seluruh provinsi di Indonesia.
Tarmizi mengatakan, hasil pemantauan tersebut nantinya akan dipaparkan dalam sidang isbat di Auditorium HM. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jalan M.H Thamrin, Jakarta, Minggu (5/5/2019).
"Kita melakukan pantauan Rukyatul Hilal di 102 titik di Indonesia," kata Tarmizi di Kemenag, Jakarta Pusat.
Setelah pemaparan seluruh hasil pemantauan hilal, kata dia, baru selanjutnya Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin akan menentukan jatuhnya awal Ramadan.
"Pemaparan dulu nanti. Terus laporan dari temen-temen daerah di 34 kanwil. Semua provinsi mengadakan pemantauan. Nanti habis kita sidang rapat langsung diumumkan Pak Menteri kapan mulai Ramadan ini," jelasnya.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama perwakilan para duta besar negara Islam ikut dalam acara sidang isbat ini. Selain para duta besar, hadir pula sejumlah perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI di ruangan tersebut. Kehadiran mereka di sana ialah dalam rangka melangsungkan sidang isbat penentuan awal Ramadan 1440 Hijriah.
Tag
Berita Terkait
-
Mau Puasa, 25 Pasangan Belum Nikah Asyik Mesum di Hotel Melati
-
Menag Lukman Hadiri Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan
-
Jelang Ramadan, 7.000 Miras Hasil Operasi Pekat Dimusnahkan Pemkot Jaktim
-
Keluarkan Maklumat, Walkot Bekasi Minta Pengelola THM Tutup H-3 Ramadan
-
Penentuan 1 Syawal, Kemenag Gelar Sidang Isbat Pada Kamis
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi