Suara.com - Kantor Komisi Pemilihan Umum atau KPU dijaga ketat menjelang demo diskualifikasi Jokowi - Maruf Amin dari Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (Gerak), Demi akan dilakukan, Kamis (9/5/2019) siang ini.
Pengamanan sudah dilakukan di sekitar Gedung KPU mulai dari halaman Kantor KPU, perempatan Jalan Imam Bonjol, hingga kawasan Taman Suropati.
Terlihat bentangan kawat berduri yang berlapis serta ratusan petugas dari satuan Brimob, Polisi, dan TNI memakai perlengkapan lengkap yang dibagi untuk berjaga di Kawasan Taman Suropati hingga halaman dalam Gedung KPU.
“Dapat informasi sih massa yang akan datang berjumlah sekitar 1.000 orang,” kata petugas KPU Domu Nadeak yang ditemui di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat.
Pada hari biasa, pengamanan hanya dilakukan di depan Gedung KPU dengan menggunakan bentangan kawat berduri serta hanya puluhan petugas keamanan saja yang berjaga.
Selain itu, pada hari biasa tidak ada pengamanan yang dilakukan oleh satuan Brimob sampai ke seluruh Jalan Imam Bonjol hingga Taman Suropati, Jakarta Pusat, seperti sekarang.
Lebih lanjut, pengunjung yang akan masuk ke dalam kantor KPU pun akan melewati metal detector dan pemeriksaan berlapis mulai dari pintu gerbang. Rencananya pada pukul 12.00 WIB jalan di sekitaran Gedung KPU akan ditutup sementara.
Berita Terkait
-
Data Masuk 73 Persen, Prabowo Masih Tertinggal 13,95 Juta Suara
-
Dituduh Fahri Hamzah Buat Aturan yang Tambah Kematian, KPU Angkat Bicara
-
Pascapemilu, Kapolda Metro Ingatkan Masjid Tak Dipakai untuk Memprovokasi
-
Update KPU RI: Jokowi Unggul Telak di 45 PPLN
-
Ormas Cipayung Plus Dukung KPU RI Tolak Delegitimasi Penyelenggara Pemilu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik