11. Bandung, Jawa Barat buka puasa pukul 17.46 WIB
12. Semarang, Jawa Tengah buka puasa pukul 17.31 WIB
13. Yogyakarta, buka puasa pukul 17.32 WIB
14. Surabaya, Jawa Timur buka puasa pukul 17.23 WIB
15. Pontianak, Kalimantan Barat buka puasa pukul 17.46 WIB
Apa menu buka puasa hari ini? apakah sudah direncanakan? Bisa memasak sendiri atau paling mudah ke restoran.
Bagi yang ingin membuat pembuka puasa, ada menu yang menarik dan mudah untuk dikerjakan.
Yuk, Buat Es Mentimun Biji Selasih di Rumah, Minuman Segar untuk Buka Puasa.
Minuman segar nan menyehatkan, menjadi pilihan tepat untuk melepas dahaga saat berbuka puasa. Es Mentimun Biji Selasih menjadi satu di antara minuman berbuka puasa favorit yang bisa dibuat sendiri di rumah untuk buka puasa bersama keluarga.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini untuk Depok Jawa Barat Sabtu 11 Mei 2019
Mentimun bisa jadi tambahan minuman yang bergizi, menyegarkan, dan serbaguna. Buah ini rendah kalori tetapi mengandung banyak vitamin dan mineral serta kandungan air tinggi.
Manfaat mentimun bagi kesehatan tubuh di antaranya menurunkan berat badan, menjaga keseimbangan hidrasi, membuat pencernaan teratur, dan menurunkan kadar gula darah.
Berikut ini cara membuat Es Mentimun Biji Selasih yang sehat dan menyegarkan untuk buka puasa dari channeL Youtube Dapur Emak Kos.
Bahan:
Mentimun
Jeruk nipis atau jeruk lemon
Air gula
Air matang
Biji selasih rendam air hangat
Es batu
Cara Membuat:
1. Kupas mentimunnya dan serut sesuai selera kasar atau halus.
2. Potong jeruk nipis atau lemon lalu peras dan campur dengan biji selasih.
3. Masukkan air dingin dan gula (atau sirup). Cek rasa dan hidangkan dingin dengan campuran es batu.
Es Mentimun Biji Selasih jadi minuman segar yang tepat untuk menu buka puasa, karena gampang buatnya dan menyehatkan lho.
Puasa bagi umat muslim hukumnya wajib. Puasa selain ibadah wajib menjalankan perintah Alloh, rukun Islam, sehingga yang mengerjakan akan mendapat pahala.
Selain pahala, menjalankan ibadah puasa juga mendatangkan manfaat kesehatan lho.
Hal ini dibenarkan oleh spesialis penyakit dalam, Divisi Gastroenterologi FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, FACG. Dalam rilis resmi yang diterima Suara.com, Prof Ari mengatakan bahwa puasa itu menyehatkan karena terjadi pembatasan asupan makanan, keteraturan dan pengendalian diri.
"Ketiga unsur ini adalah sesuatu yang seharusnya konsisten kita laksanakan baik pada saat berpuasa dan setelah berpuasa. Puasa Ramadan membuat kita mengurangi frekuensi makan kita yang biasanya 3 kali menjadi 2 kali. Jika ini dilaksanakan bahwa memang akan terjadi pembatasan asupan makan dan pembatasan kalori (restriksi kalori)," ujar Prof Ari.
Dampak adanya pembatasan makan inilah yang kata Prof Ari akan membawa manfaat bagi kesehatan bagi seseorang yang menjalani ibadah puasa tersebut. Pembatasan makan akan membuat tubuh melakukan penhancuran lemak tubuh. Pembatasan makan juga menyebabkan pengurangan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.
"Jadi dengan adanya pembatasan makan, berat badan akan turun, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol. Selain itu adanya puasa sepanjang hari akan membuat kita mengurangi konsumsi camilan yang tidak sehat seperti coklat, keju, lemak. Mengurangi makanan yang manis dan asin yang belum tentu sehat bagi tubuh kita," imbuhnya.
Pada perokok, tambah Prof Ari, puasa juga akan mengurangi frekuensi merokok setiap harinya. Itu sebabnya puasa akan membuat orang sehat menjadi tambah sehat dan orang dengan penyakit kronis seperti hipertensi, kencing nanis, kegemukan dan kolesterol tinggi akan membuat penyakit menjadi lebih baik dan terkontrol.
"Tentu kondisi sehat yang kita harapkan ini tidak akan tercapai kalau dalam berpuasa ini kita melakukan budaya balas dendam saat berbuka. Sehingga tujuan pembatasan makan dan pembatasan kalori tidak tercapai," ujar Prof Ari mengingatkan.
Selain menuntut pembatasan kalori, puasa kata Prof Ari juga membuat orang lebih stabil kondisi psikologisnya. Hal ini turut berimplikasi positif pada kondisi kesehatan mental seseorang.
Prof Ari mencontohkan, pasien yang cemas cenderung mengalami peningkatan asam lambung yang pada gilirannya dapat membuat maagnya terganggu. Pasien dengan hipertensi maka tekanan darahnya akan naik jika emosinya terganggu. Pasien asma juga dapat mengalami kekambuhan karena sedang dalam keadaan stress.
"Dengan pengendalian diri selama berpuasa diharapkan faktor psikis yang bisa mengganggu fisik tersebut tidak muncul, jadi cukup banyak manfaat puasa bagi kesehatan," tandasnya.
Berita Terkait
-
4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
-
Doa Buka Puasa Dzulhijjah Lengkap dengan Latin dan Artinya yang Diajarkan Rasulullah
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat
-
Rekomendasi Menu Buka Puasa Khas Indonesia, Dari Gorengan hingga Soto Ayam Hangat
-
Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
-
Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur
-
6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review
-
Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya: Simak Waktu Terbaik Membacanya
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau
-
Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung
-
Demo 27 Agustus di DPR, Massa Desak RUU Perampasan Aset Segera Diketok
-
Imbas Demo di DPR, Jasa Marga Imbau Hindari Ruas Tol Dalam Kota, Ini Pengalihan Rute Tol