Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI mengaku tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi lonjakan penduduk yang sering terjadi di Jakarta usai Hari Raya Idul Fitri. Jakarta terbuka untuk semua warga Indonesia.
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengakui tidak bisa membuat aturan khusus untuk mencegah Jakarta semakin padat akibat penambahan orang yang masuk ke ibu kota setelah lebaran.
"Kita tidak bisa bilang tidak boleh datang Jakarta karena Jakarta adalah kota terbuka," kata Saefullah saat ditemui di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).
Dia hanya meminta warga yang ingin mengadu nasib di Jakarta untuk mengikuti aturan yang berlaku di Ibu Kota.
"Pulang kampung itu pasti ada, kembali juga pasti ada. Nanti kalau kembali ke jakarta saya minta seluruh dokumen kependudukannya dipenuhi," tegasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta total keseluruhan pemudik yang kembali ke Ibu Kota pada 2018 mencapai 5.934.686 orang dengan rincian 3.940.676 pemudik menggunakan mobil, 634.703 pemudik dengan pesawat, 5551.479 pemudik dengan kereta api, 501.302 pemudik dengan sepeda motor, 292.868 pemudik dengan bus dan 13.658 pemudik dengan kapal laut.
Tag
Berita Terkait
-
Peta Jalur Mudik 2019 Tarif Tol Jakarta Pasuruan via Grati
-
Peta Jalur Mudik 2019 Tarif Tol Jakarta - Merak via JORR
-
Info Mudik 2019, 5 Aturan Penting Mudik Lebaran 2019 via Tol Trans Jawa
-
Peta Jalur Mudik 2019 Tarif Tol Jakarta Cirebon via GT Palimanan
-
Peta Jalur Mudik 2019 Tarif Tol Jakarta Cirebon via GT Kanci
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar