Suara.com - Penyelenggaraan pemilu serentak pada tahun 2019 di Provinsi Papua Barat disebut melampaui target yang ditetapkan komisi pemilihan umum (KPU) daerah setempat.
Ketua KPU Amus Atkana mengatakan angka partisipasi masyarakat untuk memilih dan menyalurkan suara dalam Pemilu Tahun 2019 ini mencapai 88 persen.
"Target kita 78,5 persen, tapi kita semua bisa mengangkatnya menjadi 88 persen. Ini keberhasilan semua pihak, dan kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat," ucap Amus kepada Antara di Manokwari, Minggu (19/5/2019).
Atkana mengutarakan, pemilu serentak yang menggabungkan lima pemilihan menjadi satu ini memang cukup melelahkan. Ia pun turut berbelasungkawa terhadap penyelenggara yang wafat dalam melaksanakan tugas.
"Mereka sangat gigih hingga jiwanya dipertaruhkan demi pelaksanaan pesta demokrasi," ujarnya.
Sejauh ini, tiga orang penyelenggara pemilu di Papua Barat meninggal dunia dan 11 orang menjalani perawatan. Ia memastikan pemerintah tidak akan tutup mata terhadap jasa mereka.
"Sudah disetujui presiden, dan saat ini sudah diproses di Kementerian Keuangan. Kami pun diperintahkan untuk melakukan verifikasi," tambahnya.
Setelah gelaran pemilu, Amus berhadap semua pihak bisa menjaga situasi agar Papua Barat tetap aman. Sementara bagi pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil penghitungan, lanjut Amus, agar menempuh proses sesuai aturan.
"Undang-undang sudah mengatur kalau ada perselisihan suara bisa menempuh jalur di MK. Manfaatkan cara-cara yang bermartabat agar masyarakat mendapat edukasi yang baik," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah