"Mohon maaf, ini fitnah @AlissaWahid," cuit Mustofa Nahra.
Cuitan tersebut dibalas oleh Alissa Wahid yang mengajaknya untuk bertemu untuk tabayun. "Ya sudah ayo ketemu. Kita tabayun saja. Mau di mana, mas?" cuit Alissa Wahid.
Setelah itu, Alissa Wahid mengatakan bahwa keluarganya memang bukanlah keluarga yang sempurna.
"PR kita bersama makin besar: mencetak warga bangsa yang baik, adil, hormat pada sesama, berani bertanggung jawab, & berintegritas. Bukan warga yang suka menyakiti, tidak adil, tidak kongruen & berintegritas, karena tidak berani pertanggungjawabkan ucapannya," tulisnya.
Alissa Wahid berkicau, "Twips terima kasih sekali untuk dukungan dan doanya. Saya, Ibu Sinta Nuriyah, dan keluarga besar Gus Dur merasakannya betul. Keluarga kami tidak sempurna, sebagaimana manusia layaknya, namun kami berkomitmen merawat Indonesia yang adalah warisan para pendahulu kami."
Meski Mustofa Nahra mengatakan hal itu fitnah, jejak digital berkata lain. Warganet mengunggah hasil bidik layar cuitan Mustofa Nahra yang dinilai merendahkan istri Gus Dur sebelum kicauan itu dihapus.
"APA sudah habis umat ini sehingga buka puasa saja mesti merangkak ke gereja," tertulis di hasil bidik layar dikicaukan oleh Mustofa Nahrawardaya melalui akun Twitter @TofaLemon.
Disinyalir, Mustofa Nahrawardaya menyindir aksi Sinta Nuriyah Wahid yang melaksanakan kegiatan buka bersama di sebuah gereja di Semarang, Jawa Tengah, namun diusir oleh organisasi massa berbasis Islam.
Baca Juga: DPR : Tarif Tiket Kapal Feri Perlu Dievaluasi Bertahap
Tag
Berita Terkait
-
Kejanggalan saat Mustofa Nahrawardaya Ditahan Versi Pengacara
-
Akhirnya Ditahan, Mustofa Nahrawardaya Diciduk Pagi Buta, 11 Jam Diperiksa
-
Mustofa Nahrawardaya Ditahan!
-
Muhammadiyah Sebut Mustofa Nahrawardaya Bukan Pengurus, BPN Membantah
-
Terbaru Mustofa Nahra, Ini 8 Pendukung Prabowo - Sandi yang Dipolisikan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis