Suara.com - Seorang warga di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat menemukan benda diduga artefak di Sungai Batanghari yang mengalir di daerah itu ketika menjaring ikan.
Dikutip dari Covesia (jaringan Suara.com), Selasa (28/5/2019), pemilik akun facebook, Kadri Rahim yang mengunggah foto diduga artefak tersebut mengatakan, benda tersebut ditemukan oleh Marzuki (50) warga Jorong Pulai, Nagari Pulai, Kecamatan Sitiung, pada Minggu (26/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Benda itu disimpan Marzuki sejak ditemukannya. Saya baru unggah kemarin malam," sebut Kadri melalui sambungan telepon.
Menurut Kadri, baru kali ini arca diduga artefak itu ditemukan di sekitar Jorong Pulai.
"Mungkin ada kaitan dengan Candi Padang Roco. Sebab dari sini (Jorong Pulai) ke arah percandian sekitar 5 kilometer jalur sungai," sebut Kadri.
Dari foto yang diunggah Kandri, benda diduga artefak itu berbentuk arca dengan kepala manusia bermahkota dengan warna keemasan. Sementara di bagian belakang berbentuk ular naga berkaki empat.
Temuan Fakta Baru
Masih dari Covesia, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat sudah menurunkan tim untuk melakukan penelitian lebih mendalam, terkait temuan arca di Jorong Pulai, Kabupaten Dharmasraya oleh seorang warga. Dari hasil observasi tim peneliti menemukan fakta baru.
"Ternyata setelah diperhatikan dari permukaan arca, pada bagian ekor ditemukan huruf abjad latin," ungkap Kepala BPCB Sumbar Nurmatias kepada Covesia.com melalui telepon selular, Selasa (28/5/2019).
Baca Juga: Ternyata, Pembakar Polres Dharmasraya Anak Anggota Polisi
Dia mengatakan, seyogyanya tim butuh waktu dua hari untuk dapat menyimpulkan hasil penelitian terhadap arca itu.
Namun, dari observasi, tim menemukan fakta jika arca tersebut masih terbilang baru.
"Bahan arca dari logam tembaga," ungkap Nurmatias.
Selain itu, dia membenarkan jika benda itu ditemukan waga bernama Marzuki (50) warga Jorong Pulai, Nagari Pulai, Kecamatan Sitiung, di dasar sungai yang cukup dalam.
Dia menjelaskan, arca tersebut tidak berkaitan dengan peninggalan Cagar Budaya Candi Padang Roco.
Dia menduga, arca tersebut bisa jadi digunakan oleh seseorang sebelumnya sebagai bagian dari ritual atau persembahan dalam proses kepercayaan tertentu.
Berita Terkait
-
Kicauan Makjleb Bupati Dharmasraya soal Andre Rosiade Diteriaki 'Jokowi'
-
Diteriaki 'Jokowi', Andre Rosiade: Mereka Tak Bisa Berdemokrasi yang Baik
-
Geger Video Jubir Prabowo-Sandi Diteriaki 'Jokowi, Jokowi' di Dharmasraya
-
Menkop dan UKM Apresiasi Pesatnya Pembangunan di Dharmasraya
-
Heboh, Warga Jambi Hilang Saat Mandi di Sungai Terpanjang di Sumatera
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis