Suara.com - Insiden tragis menewaskan seorang pemuda 22 tahun di Thailand. Ia meninggal ketika memainkan ponsel yang sedang dicas.
Dalam kejadian pada pada Minggu (26/5/2019) malam di provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand itu, korban sedang berada sendirian di apartemen sewaannya. Saat itu ia tengah menunggu kedatangan saudaranya.
Namun, ketika saudaranya tiba, pintu kamar korban terkunci dan tidak ada yang segera membukakan. Karena khawatir terjadi sesuatu, saudara korban pun mendobrak masuk ke rumah korban.
Korban kemudian ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa di tempat tidurnya, dengan posisi tangan masih memegang ponsel.
Pihak berwenang yakin, korban tewas tersetrum ketika menggunakan telepon genggam yang sedang dicas.
Diberitakan World of Buzz, Rabu (29/5/2019), korban masih memegangi kabel ponsel yang terhubung ke stopkontak di dinding dan jarinya telah 'meledak'.
Hasil pemeriksaan post-mortem pun menunjukkan bahwa korban telah meninggal lima jam sebelum saudaranya tiba.
Kabar duka ini lantas seketika membuat ibu korban terkejut. Ia sangat terpukul, harus kehilangan anaknya yang ia anggap berbakti dan pekerja keras itu.
Baca Juga: Dwi Tewas Tersetrum saat Perbaiki Rembesan Air di Gedung Medifate Sience
Berita Terkait
-
Ibu Lupa Cabut Charger, Bocah Tewas usai Masukkan Ujungnya ke Mulut
-
Menyibak Kemegahan Kuil Sanctuary of Truth di Pattaya Thailand
-
Sempat Viral, Bayi Gajah Mirip Dumbo Tewas Setelah Dipaksa Menari
-
Nella Kharisma Liburan di Thailand, Netizen Malah Penasaran Soal Ini
-
Duh, Liburan ke Thailand, Nella Kharisma Dijahili Tukang Es Krim
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya