Suara.com - Seorang bocah tersetrum gara-gara menempelkan ujung pengisi daya ponsel atau charger yang tersambung listrik ke mulutnya. Ia pun kehilangan nyawa karena kejadian tersebut.
Diberitakan news.com.au, Kamis (23/5/2019), insiden berawal ketika korban bermain sendirian di sebuah rumah di Jahangirabad, India.
Kala itu, bersama Razia, sang ibu, korban sedang mengunjungi rumah kakek-neneknya, yang berjarak sekitar 100 kilometer dari rumahnya.
Keesokan harinya di rumah tersebut, Razia meninggalkan anaknya untuk bermain sendirian.
Menurut The Times of India, setelah mengecas, ibu korban telah mencabut ponselnya dari pengisi daya, tetapi lupa melepaskan charger itu dari sambungan listrik. Korban lalu memainkan kabel tersebut dan memasukkan ujungnya ke mulut.
Dikabarkan The Hindustan Times, korban dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat listrik. Namun, ia dinyatakan telah meninggal begitu tiba di sana.
"Keluarga belum melapor pada kami, jadi kasus belum diajukan. Namun, jika seseorang melapor pada kami, kasus akan ditangani sesuai dengan prosedur," ujar Akhilesh Pradhan, dari kantor polisi Jahangirabad.
Belum diketahui berapa usia dan jenis kelamin korban. Berdasarkan pemberitaan news.com.au, dua surat kabar lokal menuliskan usia dan jenis kelamin yang berbeda untuk korban.
Satu laporan menyebutkan, insiden mengenaskan itu menewaskan seorang bocah perempuan berusia 2 tahun, sementara artikel lain menyatakan bahwa korban adalah bocah lelaki berusia 3 tahun.
Baca Juga: Dwi Tewas Tersetrum saat Perbaiki Rembesan Air di Gedung Medifate Sience
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Prof Ikrar Soroti Dubes Tak Dilibatkan Diplomasi Luar Negeri Prabowo: yang Ikut Malah Teddy
-
545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas
-
Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim
-
75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak
-
Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!
-
YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG
-
Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat
-
Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya