Suara.com - Penduduk yang tinggal di Asia Tenggara dikenal sangat ramah kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Salah satunya yakni Singapura.
Belum lama ini pasangan turis mendadak viral di Singapura.
Bukan tanpa alasan, pasangan turis tersebut tampak sedang mengamen di dalam MRT Singapura.
Kedua sejoli ini menyanyikan lagu klasik tahun 1961 berjudul Twist and Shout sambil diiringi gitar.
Video turis mengamen atau yang biasa dijuluki begpacker ini diunggah oleh akun Twitter @heliumdaisies beberapa waktu lalu.
Sementara pemilik akun Twitter merasa senang, ternyata tidak sedikit netizen yang kurang menyukai aksi begpacker di MRT Singapura itu.
Salah satu netizen mengatakan bahwa dirinya pernah melihat pasangan tersebut di Kuala Lumpur.
Jadi bisa dibayangkan, berapa uang yang dikumpulkan keduanya jika mereka berhasil pindah dari Malaysia ke Singapura.
Padahal, dilansir Suara.com dari laman World of Buzz, Minggu (2/6/19) penduduk atau wisatawan yang mengamen di Singapura tanpa izin berpotensi dikenai denda sebesar 10.000 dolar Singapura atau setara dengan Rp 103 juta.
Baca Juga: Jakarta Kondusif, Seluruh Stasiun MRT Dibuka Kembali Hari Ini
Fenomena begpacker kini kian marak di berbagai belahan dunia.
Sebagian besar orang mengatakan bahwa daripada mendanai begpacker, mereka lebih senang menyumbangkan sejumlah uang kepada penduduk setempat yang butuh bantuan.
Berita Terkait
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert
-
Epson: Teknologi Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik