Suara.com - Sorang lelaki terduga pelaku bom bunuh diri di Pos Pengamanan Lebaran di pertigaan Tugu Tani, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo masih hidup. Lelaki itu dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kartasura.
Pelaku dalam keadaan luka parah dan tak sadarkan diri. Bagian perut pelaku belumuran darah. Sampai kini belum jelas identitas pelaku.
Pantauan di lapangan, tepatnya di pertigaan Tugu Tani, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, hingga saat ini terlihat Tim Inafis tengah meninjau bekas ledakan. Terlihat kondisi pos pantau bagian depan rusak.
Sementara itu, sejumlah petugas polisi lain mengamankan kondisi di sekitar TKP yang dipenuhi oleh warga yang melihat.
Salah satu saksi mata Vino mengatakan sebelumnya mendengar ada bunyi ledakan yang awalnya dikira ban meletus.
"Saat mau mendekat saya tidak diperbolehkan oleh polisi. Kemudian saya lihat ada pria yang tergeletak di depan pos pantau," katanya.
Ia mengatakan pria tersebut terlihat bersimbah darah namun masih dalam kondisi hidup.
"Tadi saya lihat kakinya gerak-gerak. Bajunya sudah berantakan," katanya.
Sementara itu, sekitar pukul 00.26 WIB Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel terlihat mendatangi lokasi kejadian. Meski demikian, ia belum memberikan keterangan kepada awak media. (Antara)
Baca Juga: Kesaksian Ledakan Bom Bunuh Diri di Pos Lebaran Kartasura Sukoharjo
Berita Terkait
-
Kesaksian Ledakan Bom Bunuh Diri di Pos Lebaran Kartasura Sukoharjo
-
Detik-detik Ledakan Bom Bunuh Diri Pospam Kartasura Sukoharjo
-
Ledakan Bom Bunuh Diri Sukoharjo, Mabes Polri Tunggu Laporan Densus 88
-
Ledakan Bom Bunuh Diri Sukoharjo, Polisi Olah TKP
-
Pelaku Bom Bunuh Diri Pospam Kartasura Belum Tewas, Luka Parah
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok