Suara.com - Kepolisian Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom bunuh diri di depan Pospam, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (4/6/2019) dini hari. Sejumlah polisi dibantu dengan personel TNI juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Dari pantauan Suara.com di lokasi kejadian menyebutkan, sejumlah petugas terlihat melakukan pencarian barang bukti atau serpihan di sekitar lokasi. Sudah lebih dari 30 menit petugas melakukan olah TKP dan sampai saat ini olah TKP masih berjalan.
Sementara itu, warga masih memadati sekitar tempat kejadin untuk menyaksikan olah TKP. Warga berjajar di belakang garia polisi yang sudah dipasang polisi beberapa saat setelah ledakan terjadi.
Sampai saat ini belum ada keterangan dari pihak kepolisian Polres Sukoharjo terkait ledakan ini. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang diduga nekat melakukan aksi bom bunuh diri tepat di depan Pospam Kartasura tepatnya di sebelah barat bundaran tugu Kartasura.
Lelaki pelaku bom bunuh diri di Pospam Lebaran Bundaran Tugu Kartasura masih hidup. Pelaku membawa bom di bagian tubuhnya yang diledakkan tepat di depan Pospam Lebaran.
Lelaki itu meledakan diri, Senin (3/6/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku bom bunuh diri tergeletak di sekitar Pospam Lebaran Bundaran Kartasura.
Tak ada polisi yang mengalami luka akibat serpihan bom. Saat kejadian, sebagian polisi yang bertugas berada di dalam Pospam Bundaran Kartasura.
Kondisi tubuh pelaku menderita luka cukup parah di bagian perut yang sobek. Kendati mengalami luka parah, pelaku masih hidup saat dievakuasi polisi. Pelaku dibawa polisi menuju arah selatan atau Jogja.
Seorang saksi mata, Irawan, mengatakan mendengar suara ledakan keras yang berasal dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Pelaku Bom Bunuh Diri Pospam Kartasura Belum Tewas, Luka Parah
"Saya di depan Toserba Mitra saat kejadian. Tahu-tahu ada ledakan keras yang terdengar dalam radius sekitar 500 meter," kata dia.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri
-
Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!