Suara.com - Arab Saudi sudah lebih dulu merayakan Hari Idul Fitri 1440 Hijriah pada hari ini, Selasa (4/6/2019). Perayaan itu dilakukan setelah mendapat penetapan dari Mahkamah Agung Saudi.
Berdasarkan pengumuman Mahkamah Agung Saudi yang dikutip Arab News, bulan sabit Syawal terlihat dari beberapa bagian Kerajaan pada Senin (3/6) malam, yang berarti Idul Fitri jatuh pada hari berikutnya.
Uni Emirat Arab, Kuwait, dan negara-negara Teluk lainnya juga merayakan Idul Fitri pada hari Selasa. Mereka hanya berpuasa 29 hari yang terakhir dilakukan pada hari Senin.
Sementara di Indonesia, Pakistan, Australia dan negara-negara Asia lain, bulan sabit tidak terlihat sehingga Idul Fitri akan jatuh pada Rabu (5/6) besok.
Seusai salat Ied, Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengirim ucapan selamat kepada para pemimpin negara-negara Islam di seluruh dunia.
Berita Terkait
-
Din Syamsuddin Jadi Khotib Salat Ied di Masjid Agung Al Azhar Rabu Besok
-
Ini Rute Takbiran Keliling di Jakarta, Dijaga 850 Personel Dishub
-
Majelis Taqorub Ilalloh Garut Idul Fitri Hari Ini, Lihat Rukyat Negara Lain
-
Kenapa Lebaran Rabu Besok, Bukan Selasa Hari Ini?
-
Sah! Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah Jatuh Pada 5 Juni 2019
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT