Suara.com - Koalisi Pejalan Kaki mengapresiasi tindakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meminta awak media memindahkan mobilnya yang diparkir di trotoar depan Kantor Kementerian Agama. Saat itu, sejumlah mobil milik media televisi yang ingin meliput siaran langsung sidang isbat Idul Fitri 1440 Hijriah pada Senin (3/6/2019) kemarin dipindahkan ke bahu Jalan M. H. Thamrin.
Menurut Koalisi Pejalan Kaki, tindakan Anies sudah tepat karena awak media sudah salah memarkirkan kendaraannya di trotoar yang merupakan hak pejalan kaki.
Meski demikian, Anies memerintahkan Dinas Perhubungan DKI untuk menyiapkan bahu jalan untuk parkir kendaraan agar awak media bisa meliput sidang isbat penetapan Hari Raya Idul Fitri dengan lancar dan tidak mengganggu hak pejalan kaki.
"Koalisi Pejalan Kaki mengapresiasi penindakan terhadap mobil yang parkir di atas trotoar Jalan M. H. Thamrin yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Penindakan ini merupakan hal yang wajar dan sudah semestinya dilakukan oleh instansi terkait," kata Koalisi Pejalan Kaki melalui instagram resminya, seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/6/2019).
Namun Koalisi Pejalan Kaki menilai Pemprov DKI kurang tegas. Hal ini dikarenakan mobil milik media yang melanggar hanya diminata untuk pindah tanpa ada penilangan.
"Koalisi Pejalan Kaki melihat adanya inkonsistensi penegakan hukum yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta dalam menindak pelanggar aturan lalu lintas. Ini menjadi bukti masih lemahnya penegakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas," tegasnya.
Mereka juga meminta tindakan Anies dicontoh oleh daerah-daerah lain di Indonesia yang pelanggaran terhadap aturan lalu lintasnya masih tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung