News / Internasional
Kamis, 06 Juni 2019 | 11:30 WIB
Presiden Joko Widodo halalbihalal dengan warga di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/6/2019). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Idul Fitri menyimpan makna penting bagi umat Muslim seluruh dunia, sebagai perayaan kemenangan iman setelah sebulan lamanya belajar menahan nafsu, lapar, serta dahaga. Dalam  kesempatan ini pula, para umat Islam menyempurnakan relasi vertikal dengan sang pencipta, dan secara horizontal membangun hubungan sosial yang baik.  Saling memohon maaf agar salah dan khilaf diampuni, sehingga mereka bisa kembali  suci.

Bagi para kepala negara, Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah ini juga menjadi salah satu momentum untuk menyuarakan hal positif bagi para warganya, bahkan bagi negara lain sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan.

Dikutip dari kantor berita Antara, inilah pandangan, imbauan, serta ajakan para kepala negara:

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengajak warganya menjadikan Idul Fitri sebagai ajang mempererat kembali persatuan dan persaudaraan sebagai sebuah bangsa.

"Dengan hati yang fitri pula, mari bersama membangun bangsa Indonesia yang lebih baik, lebih maju, lebih adil, dan lebih makmur," papar Presiden NKRI Joko Widodo dalam video ucapan Lebaran 2019 yang diunggah ke akun Twitter @jokowi.

Tidak lupa, Pak Presiden juga mengucapkan selamat jalan dan selamat sampai tujuan, kepada pemudik yang menjalankan tradisi pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahim dengan keluarga.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Idul Fitri adalah puncak bulan suci Ramadan, mengajak manusia beriman kepada nilai-nilai spiritual dan moral Islam yang tinggi, kepada tradisi dan adat nenek moyang sendiri.

Melalui pesan yang ditautkan di akun Twitter Kedutaan Besar Rusia di Indonesia @RusEmbJakarta, Vladimir Putin menyebutkan nilai-nilai Islam mendorong kebaikan dan kasih sayang, dan merawat mereka yang membutuhkan bantuan dan dukungan.

"Dengan kepuasan mendalam, saya ingin mencatat bahwa organisasi-organisasi Muslim memberikan kontribusi terhormat untuk pengembangan dialog antaragama dan antaretnis, dan persatuan masyarakat Rusia," demikiam dinyatakan Vladimir Putin dalam pesan Lebaran kepada para Muslim Rusia.

Senada, Lebaran juga dilihat sebagai kesempatan untuk menunjukkan nilai-nilai Islam yang terbaik di Kanada.

PM Kanada Justin Trudeau. [AFP]

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, dalam video yang diunggah di akun Twitter @JustinTrudeau menyatakan bahwa komitmen pemerintahnya untuk selalu mendukung komunitas muslim Kanada, dan terus berjuang melawan Islamofobia dan kebencian dalam segala bentuk.

Menandai akhir Ramadan yang digunakan untuk berpuasa dan refleksi spiritual, Idul Fitri adalah waktu bagi sebuah perayaan.

"Dan ini adalah kesempatan untuk menghormati nilai-nilai utama Islam, mulai dari pelayanan dan kemurahan hati, hingga kedamaian dan kasih sayang," tandas Justin Trudeau.

Lantas dari Britania Raya, Perdana Menteri Inggris Theresa May melihat bahwa Ramadan memiliki nilai-nilai terbaik dalam menyatukan bangsanya yaitu toleransi, rasa hormat, dan ketidakegoisan.

Load More