Suara.com - Telah mulai terjadi kemacetan arus kendaraan di pintu masuk ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Jumat (7/6/2019), yang menunjukkan telah dimulainya arus balik mudik Lebaran 2019.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengatakan bahwa pihaknya sudah mendata terjadi lonjakan kendaraan pemudik pada arus balik Lebaran hari ini.
"Kami sudah pantau, memang jumlah kendaraan mengalami lonjakan pada H+3 Lebaran ini. Terpantau lonjakan naik secara signifikan," ujar Ira Puspadewi.
Menurut dia, lonjakan kendaraan biasanya terjadi pada H+4 Lebaran. Namun, dengan adanya lonjakan kendaraan itu, dia mengingatkan kepada masyarakat agar memperhatikan kartu nontunai dan KTP elektronik.
"Kalau mereka menyiapkan keduanya, insyaallah bisa cepat melewati pintu penyeberangan. Itu juga untuk mengantisipasi kemacetan," ujarnya lagi.
Pihaknya mengklaim bahwa volume kendaraan roda empat meningkat mencapai angka 12 persen.
Salah seorang pemudik Farhan menyatakan bahwa lonjakan kendaraan saat arus balik ini berdampak pada kemacetan pada jalur biasa dan jalur tol dan pintu masuk ke pelabuhan.
"Saya sudah tunggu satu jam. Macetnya hingga Ada 3 kilometeran dari jalur biasa. Kalau dari tol, paling satu kilometer aja," katanya pula.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M Kasyfi Mahardika saat ditanyakan panjang kemacetan yang terjadi enggan memberikan jawaban.
"Kalau mau tanya itu, saya nggak bisa paparkan. Nanti kalau mau tanya jawab ke Pak Kapolres saja," kata dia pula. [Antara]
Berita Terkait
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni
-
Pelabuhan Bakauheni Siap Hadapi Arus Balik 2025: Menhub Pastikan Kelancaran!
-
Pelabuhan Bakauheni Siaga Penuh! 67 Kapal Disiapkan untuk Arus Balik Lebaran
-
ASDP Targetkan 1.000 Pengunjung Padati Kawasan Bakauheni Harbour City di Pesta Kemerdekaan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT