Suara.com - Idul Fitri ternyata tak menghentikan niat pencuri untuk menggondol unit kotak amal Masjid Al Jannah, di Jalan Citra, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Kepri.
Kotak amal milik jemaah di masjid tersebut, raib dicuri pada hari Jumat (7/6) dini hari.
"Jumat pagi, kami lihat bagian atas kotak amal itu sudah rusak. Sepertinya dicungkil pelaku dengan menggunakan peralatan tertentu, untuk mengambil uang di dalamnya," kata Ketua Masjid Al Jannah, Rumzi, Sabtu (8/6/2019) seperti diberitakan Antara.
Menurut Rumzi, uang yang ada di dalam kotak tersebut tidak banyak, hanya sekitar Rp 20 ribu dan semuanya diambil oleh pelaku.
"Sengaja kami sisakan Rp 20 ribu. Karena seluruh isi di dalamnya sudah diambil pengurus masjid sejak tiga hari yang lalu," ucapnya.
Kejadian ini, lanjutnya, tidak dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat. Dengan alasan kerugian yang dialami tidak begitu besar.
"Ini yang kedua kalinya terjadi. Sekitar dua tahun lalu, kotak amal di sini juga pernah dibobol,” tuturnya.
Dia katakan, sampai saat ini pihak pengurus masjdi belum mengetahui identitas pelaku. Sebab, saat kejadian tak ada petugas maupun penjaga yang melihat aksi pencuri.
Pihaknya akan meningkatkan pengawasan maupun fasilitas Masjid Al Jannah ke depannya, agar peristiwa ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Baca Juga: Sebelum Curi Kotak Amal Masjid, Lima Pelaku Sempat Makan Takjil
"Rencananya kami akan pasang CCTV dan memasang teralis besi di lantai 2 masjid," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Lebih Dekat dengan Gonggong, Ikon Wisata dan Kuliner Khas Pulau Bintan
-
Minta Bantuan Polisi, Kades Bekuk Empat Maling Kotak Amal Masjid
-
Kelar Bukber, Trio Bandit Cilik Colong Kontak Amal Yatim Piatu di Masjid
-
Boat Pengangkut TKI Ilegal Tenggelam di Bintan, 1 Orang Tewas
-
Budaya Melayu Perlu Dikembangkan untuk Pariwisata Batam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar