Suara.com - Kelompok milisi dilaporkan menewaskan lima orang polisi paramiliter India dalam sebuah serangan terhadap pasukan keamanan di Kota Kashmir pada Rabu (12/6/2019), kata pejabat senior kepolisian setempat.
Tiga polisi paramiliter, satu polisi setempat dan seorang pelintas terluka. Sementara itu, seorang milisi tewas ketika polisi membalas tembakan, kata dia.
Serangan yang berlangsung di Kota Anantnag diklaim oleh Al Umar Mujahideen, kelompok milisi garis keras yang bermarkas di Kashmir.
Itu merupakan serangan paling mematikan di Kashmir India sejak Februari tahun ini, saat pengebom bunuh diri menabrakkan mobilnya yang dipasang alat peledak ke sebuah bus. Dalam insiden tersebut 40 polisi paramiliter tewas.
Pengeboman meningkatkan ketegangan antar tetangga bersenjata nuklir India dan Pakistan, yang bagian dari perbatasannya melintasi wilayah mayoritas Muslim yang disengketakan.
Kashmir diakui sepenuhnya oleh Pakistan dan pasukan India telah berjuang menumpas pemberontakan di lokasi tersebut selama beberapa dekade. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
India Bersiap Luncurkan Misi ke Bulan Pada 15 Juli 2019
-
Tembus 51 Derajat Celcius, Gelombang Panas India Renggut 36 Nyawa
-
India Akan Mendarat di Bulan pada September 2019
-
Karena Mau Duduk di Barisan Depan Kelas, Siswa Ini Tewas Dikeroyok Temannya
-
Terjebak 5 Hari di Sumur Sempit, Bocah 2 Tahun di India Tewas
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik