Suara.com - Ranjit Singh, siswa sekolah di India, tewas mengenaskan setelah dikeroyok dan dilindas sepeda motor oleh rekan-rekan sekelasnya.
Seperti diberitakan Mirror.co.uk, Rabu (12/6/2019), lima siswa sudah ditangkap setelah mereka menghabisi nyawa Ranjit pada Sabtu (8/6) akhir pekan lalu.
Kepada polisi, mereka mengakui mengeroyok Ranjit gara-gara yang bersangkutan ingin duduk di bangku terdepan dalam kelas saat mengikuti kelas pelatihan di dekat desa Malobar, Uttar Pradesh, utara India.
Dalam video amatir yang direkam seorang pelaku, tampak Ranjit lebih dulu ditelanjangi oleh mereka dan dipukuli memakai tongkat dalam area kelas.
Setelahnya, Ranjit digiring ke luar sembari terus dipukuli. Alhasil, Ranjit pingsan. Karena pingsan, para pengeroyok beberapa kali melindas perut dan kepala Ranjit memakai sepeda motor.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung melerai dan melarikan Ranjit ke rumah sakit. Namun, di rumah sakit distrik, Ranjit dinyatakan meninggal dunia.
Salah satu pengeroyok ditangkap warga. Sementara empat tersangka lainnya dibekuk kepolisian. Kekinian, polisi masih memburu pelaku lain yang berhasil kabur.
Polisi juga memburu manajer lembaga pelatihan karena diketahui menghilang setelah peristiwa tersebut.
Dalam penyelidikan polisi, diketahui manajer tak memunyai izin untuk menggelar kelas di balai pelatihan tersebut.
Baca Juga: Terjebak 5 Hari di Sumur Sempit, Bocah 2 Tahun di India Tewas
Sementara berdasarkan informasi yang terhimpun oleh awak media setempat, ayah Ranjit adalah buruh di pabrik Gunjarat. Sementara sang ibu sedang sakit dan dirawat di New Delhi.
Berita Terkait
-
Terjebak 5 Hari di Sumur Sempit, Bocah 2 Tahun di India Tewas
-
Perkosa dan Bunuh Anak di Kuil Hindu, 3 Pria India Divonis Seumur Hidup
-
India Desak Malaysia Ekstradisi Pengkhotbah Muslim Zakir Naik
-
Paman Penggal Kepala Keponakan yang Masih Bocah buat Sesajen
-
Mengenal Bindi, Tanda Sakral di Dahi Masyarakat India
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan