Suara.com - Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, mengatakan mobil milik Pos Pemadam Kebakaran Sunter, Jakarta Utara yang hilang dicuri oleh oknum PNS. Lucunya, pencuri tersebut juga merupakan anggota Pemadam Kebakaran Jakarta Barat.
"Anggota kita pun tidak curiga. Dia kan PNS, anggota Damkar juga, masa sih ngambil mobil," kata Satriadi seperti diberitakan Antara, Kamis (13/6/2019).
Satriadi menjelaskan, kendaraan yang dibawa kabur saat sopir damkar sedang ke toilet itu merupakan mobil pompa kecil tipe 2500. Kejadian tersebut berawal ketika anggota Pos Damkar Sunter sedang memanaskan kendaraan sekitar pukul 5.30 WIB.
Satriadi mengatakan anggota Pos Damkar Sunter kemudian mengejar mobil tersebut hingga ke daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat.
"Anggota lihat kan ada air menetes kemudian di telusuri dan ketemulah di Pasar Baru," tutur Satriadi.
Ia kemudian menyerahkan kasus ini kepada polisi dan Sudin Gulkarmat Jakarta Barat.
"Bagaimana tindaklanjutnya itu polisi, karena dia PNS anggota Damkar Jakarta Barat, kita koordinasi dengan Jakarta Barat," tuturnya.
Berdasarkan keterangan Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Satriadi mengatakan oknum tersebut sering berbuat nakal di tempatnya bertugas.
Berdasarkan pengakuan pelaku, oknum PNS tersebut membawa kabur kendaraan tersebut untuk mengejar absen kegiatan di Jakarta Barat.
Baca Juga: Bikin Adem, Pemadam Kebakaran Berhijab Ini Buat Warganet Terpesona
Akibat perbuatannya pelaku kini harus berurusan dengan hukum dan untuk sementara harus mendekam di tahanan Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat