Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar dua kegiatan sekaligus pada peringatan HUT ke 492 Kota DKI Jakarta yang jatuh pada Sabtu (22/6/2019) mendatang. Ada hal baru dalam penyelenggaraan HUT DKI tahun ini.
Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari mengungkapkan, selain menggelar Jakarta Night Festival di Bundaran HI, Pemprov DKI juga akan menggelar Jakarta Creative Night di Lapangan Banteng.
"Puncaknya itu pada tanggal 22 Juni. Di mana 22 Juni itu sesuai arahan gubernur, akan mengadakan kegiatan Jakarta Night Festival (di HI) juga Jakarta Creative Night (di Lapangan Banteng). Nah, Pasar Kreatif Ini baru pertama kali dalam rangkaian HUT Jakarta," kata Premi di Balai Kota, Kamis (13/6/2019).
Kegiatan Jakarta Creative Night yang melibatkan 60 lebih seniman berbakat ini digelar selama dua hari sejak 22 Juni hingga 23 Juni 2019 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Mulai dari pernak-pernik, asesoris, keramik, kain rajut, teh, kopi, dan sebagainya akan disajikan di acara kreatif ini.
"Memang Pasar Kreatif ini juga punya (komunitas) Semasa yang sudah punya pasar sendiri. Pasar ini akan kita laksanakan di Lapangan Banteng pada 22 dan 23 Juni. di sana diharapkan kurang lebih target kita adalah 2 ribu pengunjung per hari," ungkapnya.
Sementara untuk di acara Jakarta Night Festival, Pemprov DKI akan menyiapkan panggung megah dengan berbagai kegiatan hiburan yang akan digelar di kawasan Bundaran HI pada 22 Juni 2019.
"Jakarta Night Festival panggungnya rencananya di depan Plaza Indonesia. kita masih merapatkan nih tapi lokasinya di bundaran HI," jelasnya.
Dengan demikian, Pemprov akan menutup Jalan MH Thamrin hingga Bundaran HI karena akan disiapkan tempat sepanjang 200 meter bagi UMKM membuka stand pameran di sana.
Baca Juga: HUT DKI Jakarta, Puluhan Motor di Trotoar DPRD Diangkut Petugas
Sebagai acara penutupan, Pemprov akan menggelar acara Jakarnaval pada 30 juni 2019 mulai pukul 15.00 WIB dimulai di halaman Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Arak-arakan pawai kendaraan hias hingga pawai kebudayaan akan berjalan dari Balai Kota menuju Monas. Panggung hiburan pun juga telah disiapkan untuk menyambut rombongan karnaval.
Berita Terkait
-
Viral karena Undang Muslimah HTI, Pemprov DKI Jakarta Batalkan Acara Ini
-
Viral Diduga Surat Pemprov Jakarta Masih Undang Rapat Muslimah HTI
-
Bolos Kerja Usai Lebaran, 185 PNS DKI Jakarta Bakal Disanksi
-
Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta Telan Biaya Rp 14 Miliar, Sewa 594 Bus
-
Sidak, Ombudsman Soroti CCTV Polda Metro dan Pemprov DKI yang Terpisah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat