Suara.com -
Petugas tim gabungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua mengatakan 11 masjid di Kabupaten Biak Numfor telah melakukan pengaturan ulang penetapan arah kiblat untuk tempat penuntun arah salat bagi umat Islam di Biak dan sekitarnya.
"Sudah 11 takmir masjid yang telah mengajukan pengaturan dan perbaikan arah kiblat shalat," kata Kasi Pembinaan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Biak Abdul Manaf Rumadaul usai melakukan pengaturan ulang perubahan arah kiblat Masjid Al-Mukminin Kampung Sorido, Distrik Biak di Biak, Sabtu (15/6/2019).
Dia mengharapkan dengan selesainya penataan arah kiblat dapat meningkatkan kenyamana bagi umat Islam untuk melaksanakan salat lima waktu di masjid.
Dia juga meminta setiap masjid yang telah selesai menyesuaikan pengaturan arah kiblat dilakukan tim gabungan Kementerian Agama Provinsi Papua akan memperoleh surat keterangan sebagai bukti adanya perubahan itu.
"Kami berharap masjid yang sudah melakukan pengaturan arah kiblat bisa lebih nyaman untuk melakukan ibadah salat berjamaah," kata dia.
Salah seorang takmir Masjid Al Amin Biak, Tasbih, mengakui perbaikan pengaturan arah kiblat di Masjid Al Amin sudah dilakukan tim Kementerian Agama.
"Ada pergeseran arah kiblat di Masjid Al Amin belakangan Patina Setelah dilakukan pengaturan ulang tim gabungan Kemenag Papua dan Bimas Islam Kemenag Biak," kata dia.
Berdasarkan data, sejumlah masjid yang sudah mengatur perubahan arah kiblat dilakukan tim Kemenag Papua, di antaranya Masjid Agung Baiturahman, Masjid Al Hafidz Mapolres, Masjid Almuminin Perumnas Sorido, Masjid Al Amin belakang Patina Fandoi, serta beberapa masjid lainnya. (Antara).
Baca Juga: Matahari Tepat di Atas Kakbah Hari Ini dan Besok, Saatnya Perbaiki Kiblat
Berita Terkait
-
Matahari Tepat di Atas Kakbah Hari Ini dan Besok, Saatnya Perbaiki Kiblat
-
Mesin Pencari Google Kini Bisa Tunjuk Arah Kiblat
-
Mau Sujud di Depan Rumah Sendiri, Prabowo ke Timses: Arah Kiblat Mana?
-
27 Mei Matahari Tepat di atas Mekah, Saatnya Cek Arah Kiblat
-
Ini Cara Mengakuratkan Arah Kiblat Saat Rashdul Qiblah
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik