Suara.com - Harbain (48), imam Masjid Baitul Karim ditemukan tewas pada Jumat (14/6/2019) malam di Pelabuhan Sikumbang, PT Timah TBK, Kundur, Karimun, Kepulauan Riau. Jasad lelaki itu ditemukan mengambang di laut.
Jasad korban kali pertama ditemukan seorang karyawan PT Timah TBK. Awalnya, saksi tersebut mengira adanya orang berenang di lokasi tersebut. Namun, setelah dilihat lebih dekat. Ternyata, sosok tersebut tidak bergerak dengan tidak menggunakan baju.
Selain, merupakan salah satu tokoh agama di Karimun, Harbain juga berprofesi sebagai nelayan dan pengantar barang logistik milik mitra PT Timah.
Kasat Reskrim Polrea Karimun, AKP Lulik Febyantara mengatakan pihaknya yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi kejadian. Mayat Harbain langsung dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat.
"Hasil pemeriksaan sementara memang ada luka robek di bagain kepala, juga ada luka di tumit," kata Lulik seperti dilansir Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Senim (17/6/2019).
Sejauh ini, belum diketahui penyebab kematian Harbain, sementara proses visum masih berlangsung. Polisi juga memeriksa beberapa saksi. Diduga, Harbain terjatuh di laut saat beraktifitas.
"Penyebab pastinya kita belum tahu, kami masih menyelidiki. Tapi, dilihat dari kegiatan korban di laut, mungkin saja karena terjatuh. Tapi untuk memastikan, kami akan dalami," ucap Lulik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar