Suara.com - Seorang wanita berusia 32 tahun diduga ditenggelamkan ke sungai oleh suaminya sendiri. Menurut keterangan polisi, si suami marah karena istrinya menolak berhubungan badan dengan tantrik alias dukun.
Polisi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/6/2019), dan kini suami korban, serta dukun yang terlibat, telah ditangkap.
Dikutip dari Hindustan Times, Sabtu (15/6/2019), tindak kejahatan itu disaksikan oleh putra korban yang masih remaja. Saksi pun berteriak minta tolong ketika ayahnya, Maanpal, berusaha menenggelamkan korban.
Namun, menurut Rajesh Kumar, saudara korban, saksi diancam akan bernasib sama jika coba-coba menyelamatkan ibunya.
Kepada polisi, Rajesh mengatakan, korban sempat memanggilnya dalam keadaan panik dua hari lalu. Ia didesak supaya ikut turun tangan dalam masalah yang sedang menimpa korban.
Lalu masalah itu tampaknya sudah diselesaikan secara damai, tetapi pada Kamis, ternyata situasi berubah lagi. Maanpal membujuk sang istri untuk menemaninya ke sungai terdekat lalu mendorongnya hingga tenggelam.
Setelah itu, Maanpal dan si dukun, Santdas Durga Das, berenang menyeberangi sungai, lalu melarikan diri ke distrik yang dekat dengan lokasi kejadian.
"Saat menerima pengaduan, polisi berhasil menangkap keduanya. Polisi juga menemukan mayat korban di sungai," terang pihak berwenang.
Setelah ditelusuri, ternyata Santdas Durga Das telah memiliki catatan kriminal sebelumnya. Tahun lalu, ia ketahuan menyimpan sejumlah besar heroin.
Baca Juga: Suami Terduga Pembunuh Istri di Kediri Ditemukan tewas di Kebun Tebu
Berita Terkait
-
Ingin Istri Awet Muda, Nyawa Supriyono Malah Terenggut di Telaga Sarangan
-
Rekam Video Tik Tok, Pemuda 17 Tahun Tewas Tertembak
-
Ogah Gantian Bonceng, Pelajar Dilindas Motor oleh Teman Hingga Tewas
-
Serangan Milisi Tewaskan 5 Polisi India di Kashmir
-
India Bersiap Luncurkan Misi ke Bulan Pada 15 Juli 2019
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!
-
Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
-
Pasar Parungkuda Catat Kenaikan Daging Ayam dan Cabai Jelang Puasa
-
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan