Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengusulkan dana bantuan partai politik (parpol) sebesar Rp 126 miliar dalam APBN Tahun Anggaran 2020. Besaran anggaran tersebut diusulkan Tjahjo dengan menyesuaikan dari jumlah suara sah hasil Pemilu 2019.
Anggaran dana bantuan parpol tersebut masuk ke dalam salah satu program kerja Mendagri yakni Pembinaan Politik dan Penyelenggaran Pemerintahan Umum di mana dijelaskan bahwa pagu indikatif yang diajukannya itu sebesar Rp 245 miliar.
"Pagu indikatifnya besar, yaitu Rp 245.773.691.000," kata Tjahjo saat rapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2019).
Politikus PDI Perjuangan itu kemudian menjelaskan bahwa besaran anggaran sebesar Rp 126 miliar untuk dana bantuan parpol itu disesuaikan dengan hitungan alokasi bantuan dana parpol sebesar Rp 1.000 per suara sah.
Rp 1.000 per suara sah itu kemudian dikalikan dengan jumlah suara sah hasil Pemilu 2019 untuk DPR RI yakni 126.376.418 suara.
Menurut Tjahjo, anggaran dana untuk bantuan parpol yang disediakan ialah Rp 121.920.762.000 karena mengacu kepada jumlah suara sah pada Pemilu 2014.
Terkait itu, Tjahjo nenyebut masih ada kekurangan, sehingga mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 4.455.656.000 agar bisa memenuhi kebutuhan dana bantuan parpol sebesar Rp 126 miliar tersebut.
"Apabila jumlah suara sah hasil Pemilu 2019 untuk DPR RI sebanyak 126.376.418 suara sah yang telah ditetapkan dalam keputusan KPU tertanggal 21 Mei tidak mengalami perubahan, maka alokasi pagu indikatif bantuan keuangan parpol akan kekurangan mencapai Rp 4 miliar," tandasnya.
Baca Juga: Jokowi Klaim Tak Pernah Bahas Jatah Menteri dengan Parpol Pengusung
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin