Suara.com - Seorang guru SMP di Hong Kong terkena ganjarannya karena suka memotret rok murid-muridnya dan mengunggahnya ke forum internet. Ia dipenjara selama enam minggu.
Hakim Sha Tin Li Chi-ho, Rabu (19/6/2019), mengatakan, Sung Sing-po (35) telah melakukan kejahatan serius dan melanggar etika sebagai guru dengan mengambil foto-foto tidak senonoh para siswinya.
"Itu adalah pelanggaran kepercayaan yang serius," kata Li seperti dikutip dari South China Morning Post.
Sung sebelumnya mengaku bersalah atas dua tuduhan melanggar aturan kesopanan di publik.
Berdasarkan informasi dari pengadilan, Sung adalah berprofesi sebagai guru sejak 2011 hingga 2017.
Selama itu ia melakukan pelanggaran terhadap seorang murid SMP, yang disebut di pengadilan sebagai Y, dan seorang murid yang lebih senior bernama X.
Jaksa penuntut mengatakan, Y ingat bahwa Sung pernah menempelkan ponsel di dekat lututnya.
Namun, dia tidak sadar bahwa guru mesum itu mengambil foto-foto upskirt.
Baca Juga: Selain di Ruang Lab, Siswi SMP Serang Kerap Digilir 3 Gurunya di Kebun
Berita Terkait
-
Bekas Tahanan China Ungkap 'Bahaya' RUU Ekstradisi Hong Kong
-
Selain di Ruang Lab, Siswi SMP Serang Kerap Digilir 3 Gurunya di Kebun
-
Salut, Siswa Hong Kong Kedapatan Belajar di Tengah Protes Besar-besaran
-
Damainya Hong Kong Meski Dilanda Demonstrasi Jutaan Warga
-
Ada Luka Robek di Alat Vital Siswi SMP yang Digilir 3 Guru di Lab Sekolah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?