Suara.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-492 yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Sabtu (22/6/2019) malam, ramai dipadati ribuan warga yang tumpah ruah di jalan protokol ibu kota tersebut.
Meski begitu, masih ada saja celah untuk melakukan aksi kejahatan. Hal tersebut dialami Maulana, seorang warga asal Duren Sawit, Jakarta Timur yang mengaku kehilangan dompetnya saat tengah menyaksikan kemeriahan malam puncak perayaan HUT DKI ke 492 di Kawasan Bundaran HI.
Maulana tampak kebingungan mencari dompetnya yang ditaruhnya di kantong kresek kursi roda, saat sedang mendorong rekannya yang merupakan penyandang disabilitas. Ia menceritakan, awalnya dompet tersebut diletakkan di kantung celanannya.
Namun, dirinya kemudian memindahkan dompet tersebut ke kantong kresek yang diikatkan ke kursi roda rekannya.
"Tadinya saya taruh dompet di kantung celana depan. Terus saya pindahkan ke kantong kresek di kursi roda. Waktu saya mau beli air minum, tahu-tahu dompetnya nggak ada," ujar Maulana dengan raut muka yang kebingungan di kawasan Bundaran HI.
Usai mencari dompet yang tak juga ditemukan, Maulana langsung melaporkan kepada aparat kepolisian yang berada di Pos Polisi Bundaran HI. Ia mengatakan di dompet tersebut berisikan KTP dan uang tunai sejumlah Rp 200 ribu.
"Di dompet ada KTP sama uang Rp200ribu. Mana uangnya buat naik taksi online," kata dia.
Untuk diketahui, perayaan HUT Jakarta yang ke-492 tersebut menampilkan sederetan hiburan yang bisa dinkmati warga hingga pukul 21.45 WIB. Acara yang digelar sejak Pukul 19.45 WIB tersebut menampilkan sederetan artis dan band kenamaan yang menghibur warga Jakarta.
Dengan tema "Wajah Baru Jakarta", Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya mengajak warga untuk mengubah mindset.
Baca Juga: Gubernur Anies: Wajah Baru Jakarta adalah soal Mindset
"Wajah Baru Jakarta adalah soal mindset, cara berpikir, cara pandang," ujar Anies.
Berita Terkait
-
Gubernur Anies: Wajah Baru Jakarta adalah soal Mindset
-
Sapa Warga di Bundaran HI, Anies: Jakarta Jadi Simpul Persatuan Indonesia
-
Kenakan Pakaian Khas Betawi, Pasha Pimpin Warga Nyanyikan Indonesia Raya
-
Masyarakat Ibu Kota Tumpah Ruah di Bundaran HI Rayakan HUT Jakarta
-
Dipusatkan di Bundaran HI, Simak Susunan Acara Puncak HUT DKI Malam Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'