Suara.com - Sebanyak 7 jenazah korban kebakaran pabrik korek api binjai, Sumatera Utara sudah dikebumikan oleh pihak keluarga di pemakaman umum yang ada di kawasan itu. Kebakaran itu terjadi di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Jumat (21/6/2019) kemarin
Pemakanan yang dilakukan pada Sabtu (22/6/2019) malam hari. Pemakaman dilakukan setelah ketujuh jenazah diberangkatkan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara menuju ke Desa Sambirejo Kecamatan Binjai.
"Sudah dikebumikan di pemakaman umum setempat," kata petugas Badan penanggulangan Bencana Daerah Langkat, Sugiono, di Sambirejo, Minggu (23/6/2019).
Sementara di Sambirejo petugas sudah mempersiapkan tujuh lubang untuk pemakanan para korban yang sudah teridentifikasi, yanbi Syaifa Oktaviana (9), Sahmayanti (22), Rina (15), Bisma Syahputra (3), Runisa Syaqila (2), Vinkza Parisyah (10) dan Zuan Ramadhan (6).
Sesampainya di Desa Sambirejo, petugas bersama keluarga dan masyarakat langsung melakukan pemakaman. Sementara untuk yang lainnya akan dilakukan hari ini setelah nantinya jasad mereka bisa teridentifikasi.
Tag
Berita Terkait
-
Kebakaran Pabrik Korek Api Tewaskan 30 Orang, Tiga Tersangka Ditangkap
-
Kebakaran Tewaskan 30 Orang, Pemkab Langkat Periksa Semua Izin Pabrik
-
Cerita Pilu Sepasang Kekasih Korban Kebakaran Pabrik Korek Api di Langkat
-
Korban Tewas Kebakaran Pabrik Korek Api di Langkat Jadi 30 Orang
-
4 Selamat dan 28 Orang Tewas dalam Kebakaran Pabrik Korek Api di Binjai
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?