Suara.com - Presiden Joko Widodo beraktivitas di Istana Kepresidenan jelang putusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019). Siang ini MK akan membacakan putusan perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019.
Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan Jokowi tetap melakukan aktivitas kenegaraan di Istana Kepresidenan Jakarta.
"Presiden tetap beraktivitas di Istana Jakarta seperti hari-hari biasa, pagi-pagi sudah tiba di istana," kata Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Kamis siang.
Iring-iringan kendaraan kepresidenan telah memasuki komplek Istana Negara, Jakarta pada sekitar pukul 09.30 WIB.
Selain itu, Presiden Jokowi direncanakan bertolak ke Osaka, Jepang untuk menghadiri KTT G20 pada Kamis malam.
Menjelang pembacaan hasil sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Mahkamah Konstitusi, sejumlah jalan di sekitar Istana Kepresidenan maupun Mahkamah Konstitusi ditutup demi pengamanan.
Pengamanan
Beberapa ruas jalan di sekitar kawasan Monas menuju Istana Kepresidenan Jakarta dan Mahkamah Konstitusi ditutup oleh aparat keamanan.
Antara melaporkan, Jalan Medan Merdeka Utara ditutup mulai dari persimpangan Jalan Medan Merdeka Timur dekat Stasiun Gambir.
Baca Juga: Jelang Sidang PHPU Pilpres, Tim Jokowi Yakin Permohonan Prabowo Ditolak
Sejumlah Polisi bersama anggota TNI menjaga keamanan di jalan dengan barikade penghalang berwarna jingga.
Sementara itu, jalan Medan Merdeka Timur di seberang Gedung Kementerian Dalam Negeri juga ditutup menggunakan kawat berduri.
Jalan Veteran juga ditutup menggunakan barikade jalan berwarna jingga mulai dari bawah jalan layang kereta api dekat Masjid Istiqlal, Jakarta.
Sementara itu, Jalan Juanda menuju Pasar Baru tetap dibuka untuk lalu lintas kendaraan. (Antara)
Berita Terkait
-
30 Teroris Masuk Jakarta, Mabes Polri: Kami Cegah Tak Beraksi di MK
-
Pendemo Diminta Viralkan Video Demonstrasi Dekat Gedung MK
-
Jelang Putusan MK, Relawan dan Pendukung Tak Datangi Rumah Prabowo
-
Sidang Putusan MK, Puluhan Ribu Pasukan Jaga DPR, KPU-Bawaslu dan Kedutaan
-
Ada 14 Kelompok Pendemo Dekat MK, Jumlahnya Sampai 3.000 Orang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan